Mei 2025

Pemerintah Terus Dorong Hilirisasi Batu Bara, Apa Kabar Insentif Royalti 0%?

KEMENTERIAN Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan perkembangan terbaru penyusunan aturan terkait insentif tarif royalti 0% bagi perusahaan yang menjalankan hilirisasi batu bara. Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja mengamanatkan bahwa pelaku usaha yang melakukan peningkatan nilai tambah batu bara dapat diberikan perlakuan tertentu terhadap kewajiban penerimaan negara […]

Pemerintah Terus Dorong Hilirisasi Batu Bara, Apa Kabar Insentif Royalti 0%? Read More »

Batu Bara Rusia Makin Saingi RI di China, PTBA Siapkan 3 Manuver

PT BUKIT Asam Tbk (PTBA) menilai Indonesia bisa menyiapkan tiga strategi untuk menghadapi kompetisi dengan Rusia dalam memperebutkan pangsa pasar ekspor batu bara di China. Terkait dengan hal tersebut, Sekretaris Perusahaan Bukit Asam Niko Chandra membenarkan persaingan di pasar batu bara global saat ini kian ketat, terutama dengan getolnya Rusia dalam menawarkan harga yang lebih

Batu Bara Rusia Makin Saingi RI di China, PTBA Siapkan 3 Manuver Read More »

Antam (ANTM) Masuk ke Bisnis Produksi dan Penjualan Perhiasan

PT ANEKA Tambang Tbk (ANTM) berencana melakukan penambahan kegiatan usaha yang menyasar ke segmen produksi dan penjualan perhiasan, custom product dan barang lainnya, termasuk laboratorium ware yang terbuat dari logam mulia. Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Manajemen ANTM menyebut komoditas emas memiliki peluang optimasi penjualan dengan diversifikasi produk, pasar, dan ekspansi jaringan

Antam (ANTM) Masuk ke Bisnis Produksi dan Penjualan Perhiasan Read More »

Perang India vs Pakistan Memanas, Harga Batu Bara Malah Makin Ganas!

HARGA batu bara kembali menanjak dan hampir menyentuh US$106/ton. Harga batu bara tak pernah turun selama 11 hari terakhir dan sudah menguat 11,85%. Dilansir dari Refinitiv, harga batu bara 7 Mei 2025 tercatat sebesar US$105,25/ton atau naik 0,33% apabila dibandingkan penutupan perdagangan 6 Mei 2025 yang sebesar US$104,9/ton. Harga hari pada penutupan 7 Mei 2025 juga

Perang India vs Pakistan Memanas, Harga Batu Bara Malah Makin Ganas! Read More »

ESDM Sebut Harga Nikel Anjlok Gegara Serangan Dagang Trump ke China

KEMENTERIAN Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut harga nikel anjlok imbas serangan dagang Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump ke China. Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM Tri Winarno mengatakan daya beli industri China menurun karena perang dagang. Sementara itu, Indonesia menguasai 65 persen pasar nikel dan China menjadi target pasar utama. “Nikel

ESDM Sebut Harga Nikel Anjlok Gegara Serangan Dagang Trump ke China Read More »

Jadi Penopang Utama Energi Kawasan, ESDM Percepat Teknologi Bersih Batubara

DALAM dokumen ASEAN Plan of Action for Energy Cooperation (APAEC) Phase II 2021–2025 dan ASEAN Energy Outlook ke-8, Indonesia masih menekankan pentingnya batubara sebagai penopang utama sistem energi kawasan. Meski begitu, Indonesia menyadari bahwa pemanfaatan batubara harus sejalan dengan target pengurangan emisi karbon. Terkait hal ini, pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) kembali

Jadi Penopang Utama Energi Kawasan, ESDM Percepat Teknologi Bersih Batubara Read More »

Bukit Asam Targetkan Komersialisasi Hilirisasi Batu bara untuk Bahan Baku Baterai Lithium

PT BUKIT Asam Tbk (PTBA) menargetkan tahun 2026 hilirisasi batu bara menjadi Artificial Graphite sebagai bahan baku pembuatan baterai lithium sudah memasuki fase komersial. Saat ini tahap penelitian dan uji coba terus dilakukan oleh PTBA bersama dengan BRIN. Arsal Ismail, Direktur Utama PTBA, menjelaskan akhir tahun ini tahap penyusunan Basic Engineering Design (BED) Artificial Graphite

Bukit Asam Targetkan Komersialisasi Hilirisasi Batu bara untuk Bahan Baku Baterai Lithium Read More »

Terpuruk Awal Tahun, Sektor Tambang Bisa Bangkit Semester II-2025

ASOSIASI Pemasok Energi Mineral dan Batubara (Aspebindo) optimistis kinerja sektor industri tambang Indonesia memiliki peluang untuk kembali bangkit pada semester II-2025, setelah kontribusinya terhadap produk domestik bruto (PDB) kuartal I anjlok. Wakil Ketua Umum Aspebindo Fathul Nugroho mengatakan prospek permintaan komoditas pertambangan Indonesia berpeluang pulih pada paruh kedua tahun ini, khususnya becermin dari kinerja pertumbuhan

Terpuruk Awal Tahun, Sektor Tambang Bisa Bangkit Semester II-2025 Read More »

Pengusaha Lakukan Efisiensi Imbas Harga Nikel Anjlok

PELAKU usaha ancang-ancang melakukan efisiensi imbas harga nikel yang jeblok. Hal ini juga tak lepas dari biaya produksi yang tinggi. Direktur Eksekutif Indonesian Mining Association (IMA) Hendra Sinadia mengatakan, penurunan harga nikel tak lepas dari melemahnya permintaan dari China. Menurutnya, industri stainless steel atau baja anti karat di China tengah lesu. Padahal, pasokan nikel untuk

Pengusaha Lakukan Efisiensi Imbas Harga Nikel Anjlok Read More »

Larangan Ekspor Nikel Filipina, Industri Smelter RI Terancam Kekurangan Bahan Baku

RENCANA pemerintah Filipina untuk melarang ekspor bijih nikel mulai Juni 2025 diperkirakan akan berdampak signifikan terhadap industri pengolahan nikel (smelter) di Indonesia. Dewan Penasihat Pertambangan Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI), Djoko Widajatno mengatakan, meski Indonesia merupakan produsen nikel terbesar di dunia, sejumlah smelter dalam negeri masih mengandalkan pasokan bijih nikel dari Filipina, khususnya untuk bijih

Larangan Ekspor Nikel Filipina, Industri Smelter RI Terancam Kekurangan Bahan Baku Read More »

Kementerian ESDM Buka Suara Soal Perkembangan Royalti 0% untuk Hiliriasi Batubara

KEMENTERIAN Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktur Jenderal (Dirjen) Mineral dan Batu Bara (Minerba) ESDM, Tri Winarno mengungkap perkembangan terbaru dari target penerapan royalti 0% untuk perusahaan batubara yang melakukan hilirisasi.  Menurut Tri, hingga kini Peraturan Pemerintah (Permen) terkait royalti 0% masih belum kelihatan hilalnya.  “Permennya belum, lagian belum ada tanda-tanda (hilirisasi ini

Kementerian ESDM Buka Suara Soal Perkembangan Royalti 0% untuk Hiliriasi Batubara Read More »

Amman Mineral (AMMN) dan Vale (INCO) Gelontorkan Capex Jumbo Kuartal I/2025

EMITEN pertambangan logam, PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) dan PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) menggelontorkan belanja modal atau capital expenditure (capex) senilai ratusan juta dolar AS pada kuartal I/2025 untuk melaksanakan pembangunan proyek-proyek ekspansi. Arief Sidarto, Direktur Keuangan Amman, menyampaikan kuartal I/2025 merupakan awal periode transisi dalam rencana produksi perseroan. Dengan penambangan fokus pada

Amman Mineral (AMMN) dan Vale (INCO) Gelontorkan Capex Jumbo Kuartal I/2025 Read More »

Rencana Besar Antam (ANTM) di Bisnis Emas

PT ANEKA Tambang Tbk (ANTM) atau Antam akan melakukan penambahan kegiatan usaha di antaranya produksi dan penjualan perhiasan emas. “Antam berencana melakukan penambahan kegiatan usaha dengan KBLI yang dapat mengakomodir aktivitas produksi dan penjualan perhiasan, custom product, dan barang lainnya termasuk laboratorium ware yang terbuat dari logam mulia,” ungkap manajemen ANTM dalam keterbukaan informasi dikutip

Rencana Besar Antam (ANTM) di Bisnis Emas Read More »

Bos Eramet Buka Alasan Lirik Danantara di Proyek Nikel Weda Bay

ERAMET Indonesia angkat bicara soal rencana perseroan menggandeng Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) dalam proyek hilirisasi nikel di Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP). CEO Eramet Indonesia Jerome Baudelet mengatakan pendekatan tersebut bertujuan untuk menjembatani relasi RI dengan Eropa dalam rantai pasok baterai kendaraan listrik atau electric vehicle (EV). Eramet menilai sejak

Bos Eramet Buka Alasan Lirik Danantara di Proyek Nikel Weda Bay Read More »

Laba Bersih Adaro Andalan Turun 29,19%

KUARTAL pertama 2025, PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) membukukan laba bersih sebesar US$195,9 juta atau setara Rp3,24 triliun (kurs Jisdor Rp16.566 per dolar AS 27 Maret 2025). Angka tersebut turun hingga 29,19% year-on-year (YoY) dibandingkan periode yang sama tahun lalu, laba bersih AADI tercatat sebesar US$276,7 juta. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam laporan keuangan

Laba Bersih Adaro Andalan Turun 29,19% Read More »

Produksi Bijih Timah Anjlok 40%, TINS Siapkan Rp 40 Miliar untuk Eksplorasi Tambang

PT TIMAH TBK (TINS) melaporkan tengah mengalami penurunan produksi pada kuartal pertama tahun ini. Corporate Secretary PT Timah Rendi Kurniawan mengungkap keadaan ini terjadi karena faktor cuaca. “Faktor penyebab turunnya produksi bijih Timah sampai dengan Maret 2025 adalah dikarenakan faktor cuaca. Karena kita ketahui, sejak Desember 2024 sampai dengan Maret 2025 musim hujan masih kita rasakan,” kata

Produksi Bijih Timah Anjlok 40%, TINS Siapkan Rp 40 Miliar untuk Eksplorasi Tambang Read More »

ESDM Wajibkan 7 Perusahaan Garap Hilirisasi Batu Bara, Ini Daftarnya

KEMENTERIAN Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan tujuh perusahaan pemegang Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu bara (PKP2B) wajib melakukan hilirisasi. Dirjen Mineral dan Batu bara (Minerba) Kementerian ESDM, Tri Winarno mengatakan, hal itu sudah menjadi perhatian khusus meski terdapat sejumlah kendala. “Ini masih mengalami beberapa kendala, masih ada diskusi yang perlu. Tetapi, ini sudah

ESDM Wajibkan 7 Perusahaan Garap Hilirisasi Batu Bara, Ini Daftarnya Read More »

ESDM: HPM dan Larangan Ekspor Bauksit Dorong Hilirisasi

PEMERINTAH menyampaikan kebijakan Harga Patokan Mineral (HPM) dan larangan ekspor bijih bauksit menjadi bagian dari strategi besar untuk meningkatkan nilai tambah mineral di dalam negeri. Langkah ini sesuai dengan amanat Undang-Undang Minerba Nomor 3 Tahun 2020 dan Asta Cita ke-5 Presiden Prabowo Subianto tentang melanjutkan hilirisasi dan indutrialisasi. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi

ESDM: HPM dan Larangan Ekspor Bauksit Dorong Hilirisasi Read More »

Harga Batu Bara Pesta 10 Hari Tiada Henti, RI Dapat Durian Runtuh

HARGA batu bara kembali menguat dan tak pernah turun dalam10 hari terakhir di tengah peningkatan volume impor dari Vietnam. Dilansir dari Refinitiv, harga batu bara 6 Mei 2025 tercatat sebesar US$104,9/ton atau naik 2,49% apabila dibandingkan penutupan perdagangan 5 Mei 2025 yang sebesar US$102,35/ton. Harga batu bara tak pernah turun selama 10 hari terakhir dan sudah menguat

Harga Batu Bara Pesta 10 Hari Tiada Henti, RI Dapat Durian Runtuh Read More »

Harga Nikel Lesu, Pemerintah Kaji Dampak Aturan Kenaikan Royalti Tambang

KEMENTERIAN Energi dan Sumber Daya Mineral atau ESDM akan mengkaji dampak implementasi kenaikan royalti mineral yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2025. Sebab, industri pertambangan tercatat terkontraksi pada kuartal pertama tahun ini. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, menjelaskan pelemahan kinerja industri pertambangan disebabkan oleh penurunan permintaan dan harga nikel

Harga Nikel Lesu, Pemerintah Kaji Dampak Aturan Kenaikan Royalti Tambang Read More »

Kecuali Emas, Tekanan Harga Masih Bayangi Sektor Tambang RI 2025

INDONESIA Mining Association (IMA) memproyeksikan industri pertambangan nasional pada 2025 masih akan dihadapkan pada tantangan kelesuan harga komoditas mineral logam, selain emas. Direktur Eksekutif IMA Hendra Sinadia mengatakan, secara umum, sentimen pasar komoditas pertambangan masih selanggam dengan yang terjadi pada 2024. “Pada 2025, tren harga komoditas [masih] turun, kecuali emas. […] Untuk emas saat ini

Kecuali Emas, Tekanan Harga Masih Bayangi Sektor Tambang RI 2025 Read More »

PTBA-PGAS Mau Hilirkan Batu Bara Jadi SNG, Butuh Dana Rp52 T

PT BUKIT Asam Tbk (PTBA) menyatakan proyek gasifikasi batu bara menjadi substitute natural gas (SNG) atau gas alam sintetis bersama PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) atau PGN membutuhkan investasi sebesar US$3,2 miliar atau sekitar Rp52,58 triliun (asumsi kurs saat ini). “Nah, berdasarkan kajian awal bersama PGN, estimasi kebutuhan investasi pabrik proyek ini adalah sebesar US$3,2 miliar,” kata

PTBA-PGAS Mau Hilirkan Batu Bara Jadi SNG, Butuh Dana Rp52 T Read More »

PTBA-PGAS Mau Hilirkan Batu Bara Jadi SNG, Butuh Dana Rp52 T

PT BUKIT Asam Tbk (PTBA) menyatakan proyek gasifikasi batu bara menjadi substitute natural gas (SNG) atau gas alam sintetis bersama PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) atau PGN membutuhkan investasi sebesar US$3,2 miliar atau sekitar Rp52,58 triliun (asumsi kurs saat ini). “Nah, berdasarkan kajian awal bersama PGN, estimasi kebutuhan investasi pabrik proyek ini adalah sebesar

PTBA-PGAS Mau Hilirkan Batu Bara Jadi SNG, Butuh Dana Rp52 T Read More »

Bersama, Kita Majukan Industri Pertambangan!

Jadilah anggota IMA dan nikmati berbagai manfaat, mulai dari seminar, diskusi strategis, hingga kolaborasi industri.

Scroll to Top