PT Adaro Indonesia (Adaro) menegaskan komitmennya dalam menjalankan praktik bisnis berkelanjutan melalui berbagai inisiatif yang melampaui standar kepatuhan (beyond compliance).
Upaya tersebut mencakup penguatan di bidang operasional, keselamatan dan kesehatan kerja, perlindungan lingkungan hidup, hingga inovasi sosial.
Perusahaan secara konsisten mengedepankan aspek keberlanjutan dalam setiap lini operasional.
Langkah ini dilakukan antara lain untuk melindungi lingkungan, mengurangi emisi, serta mendukung keanekaragaman hayati di wilayah operasionalnya.
Presiden Direktur PT Adaro Indonesia, Priyadi, menyampaikan, keberlanjutan menjadi bagian inti dari strategi bisnis perusahaan.
“Bagi kami, sustainability menjadi bagian inti dari strategi bisnis dan operasional perusahaan. Pendekatan responsible dan sustainable mining kami terjemahkan dalam tata kelola, keunggulan operasional, inovasi berkelanjutan, serta hubungan yang bertanggung jawab dengan karyawan, lingkungan, dan masyarakat,” ujar Priyadi dalam siaran pers, Sabtu (11/4/2026).
Dalam implementasinya, Adaro menjalankan berbagai program yang berfokus pada perbaikan lingkungan secara berkelanjutan. Upaya tersebut antara lain dilakukan melalui penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) dan peningkatan efisiensi energi di wilayah operasional.
Selain itu, perusahaan juga mengembangkan program pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari kontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Program tersebut diarahkan untuk mewujudkan masyarakat di sekitar wilayah tambang yang mandiri, cerdas, dan sejahtera, dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan.
Salah satu bentuk inovasi sosial yang dijalankan adalah Program Taman Wisata Menanti Laburan di Kalimantan Selatan.
Program ini mengusung konsep edukasi lingkungan yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian alam, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat.
Sejalan dengan pendekatan tersebut, Adaro juga terus memperkuat penerapan operational excellence yang terintegrasi dengan program lingkungan dan sosial.
Perusahaan mendorong penguatan budaya inovasi serta sustainability di seluruh lini organisasi sebagai bagian dari strategi jangka panjang.
Melalui berbagai upaya tersebut, PT Adaro Indonesia kembali memperoleh penghargaan tertinggi dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) dari Kementerian Lingkungan Hidup.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, kepada Presiden Direktur PT Adaro Indonesia, Priyadi, pada Selasa (7/4/2026) di Jakarta.
PROPER Emas merupakan peringkat tertinggi yang diberikan kepada perusahaan yang dinilai mampu mengelola lingkungan hidup dengan standar yang melampaui ketentuan, termasuk dalam pelaksanaan program pengembangan masyarakat secara berkelanjutan.
Capaian ini menjadi PROPER Emas kedelapan bagi Adaro. Perusahaan pertama kali meraih penghargaan tersebut pada 2012, dan kembali meraihnya secara berturut-turut selama tujuh tahun sejak 2019 hingga 2025.
