Adaro Konfirmasi Rencana Dividen, Bisa untuk Beli Saham AAI

PT ADARO Energy Tbk (ADRO) mengkonfirmasi ada pertimbangan pembagian dividen sejalan dengan rencana penjualan porsi kepemilikan di PT Adaro Andalan Indonesia (AAI).

“Kami mempertimbangkan untuk membagikan dividen tunai kepada seluruh pemegang saham,” ujar Head of Corporate Communication ADRO Febriati Nadira kepada Bloomberg Technoz, Kamis (12/9/2024).

“[Dividen] akan dibagikan kepada seluruh pemegang saham perseroan yang tercatat pada tanggal pencatatan yang jatuh pada delapan hari kerja setelah Rapat Umum Pemegang Saham yang menyetujui pembagian dividen tunai tersebut.”

Seperti diketahui, pelepasan saham AAI dilakukan melalui mekanisme penawaran umum dan melibatkan pemegang saham ADRO.

Adaro akan menawarkan saham AAI kepada seluruh pemegang saham ADRO yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham hingga tanggal tertentu.

Adaro juga akan menetapkan rasio yang berlaku untuk pemesanan saham AAI, sesuai dengan kepemilikan saham para pemegang saham ADRO. Sisa saham AAI yang tidak terserap akan tetap menjadi milik Adaro.

Adaro akan menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 18 Oktober 2024 mendatang untuk meminta persetujuan terkait rencana divestasi senilai Rp37,8 triliun tersebut.

Dengan kata lain, pemegang saham ADRO bisa menebus saham AAI menggunakan dividen yang diterima. Jika tidak melakukan penebusan pun, pemegang saham tetap menerima dividen ADRO.

Secara terpisah, Investment Analyst Stockbit Hendriko Gani menilai, skema yang ditawarkan Adaro tersebut memang dapat membantu mendanai partisipasi para pemegang saham perseroan dalam IPO AAI. 

“Jika pemegang saham memutuskan untuk mengeksekusi opsi pada PUPS tersebut, pemegang saham akan memiliki saham ADRO dan AAI,” ujar Hendriko.

Dengan transaksi ini, Adaro berpotensi melepas seluruh kepemilikannya pada segmen bisnis batu bara termal dan akan berfokus pada segmen batu bara metalurgi di bawah Adaro Minerals (ADMR) dan segmen energi terbarukan dibawah Adaro Green. Sementara itu, bisnis batu bara termal akan berada pada AAI.

“Dengan cash yang dimiliki ADRO pasca spin–off AAI, ADRO berpotensi membagikan dividen kepada pemegang sahamnya ataupun melakukan ekspansi dengan masif, baik secara organik maupun inorganik.” (ibn/dhf)

Sumber: bloombergtechnoz.com, 12 September 2024

Temukan Informasi Terkini

Berita Harian, Kamis, 02 April 2026

baca selengkapnya

Harga Batu Bara Acuan (HBA) April 2026, Kalori Tinggi Turun ke US$99,87 per Ton

baca selengkapnya

Bukit Asam (PTBA) Cetak Laba Rp2,93 Triliun pada 2025

baca selengkapnya

Bersama, Kita Majukan Industri Pertambangan!

Jadilah anggota IMA dan nikmati berbagai manfaat, mulai dari seminar, diskusi strategis, hingga kolaborasi industri.

Scroll to Top