ADRO Mau Buyback Saham Lagi Rp 4 T

PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) berencana untuk kembali melakukan pembelian kembali (buyback) saham perseroan dengan jumlah sebanyak-banyaknya Rp 4 triliun.

“Pembelian kembali saham perseroan akan dilakukan melalui BEI dan secara bertahap dalam jangka waktu paling lama 12 bulan terhitung setelah tanggal diperolehnya persetujuan rapat umum pemegang saham perseroan yang akan dilakukan pada rapat umum pemegang saham tahunan perseroan (RUPST),” ungkap manajemen ADRO dalam keterbukaan informasi dikutip Kamis (12/3/2026).

Manajemen ADRO menyebutkan bahwa RUPST akan dilakukan pada tanggal 17 April 2026 dan apabila agenda pembelian kembali saham perseroan telah disetujui pada RUPST, pembelian kembali saham perseroan akan dilakukan terhitung sejak tanggal 20 April 2026.

Pada tanggal 16 Mei 2025 sampai dengan 2 Juni 2025, kata manajemen, ADRO melakukan pembelian kembali saham perseroan dalam kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 13 Tahun 2023 tentang Kebijakan Dalam Menjaga Kinerja Dan Stabilitas Pasar Modal Pada Kondisi Pasar Yang Berfluktuasi Secara Signifikan. Pada periode tersebut, perseroan telah melakukan pembelian kembali sebanyak 33 juta saham perseroan atau sebesar 0,11% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor perseroan.

Pada tanggal 2 Juni 2025, ADRO juga mendapatkan persetujuan dari para pemegang saham perseroan untuk melakukan pembelian kembali saham perseroan berdasarkan POJK 29/2023 untuk periode 12 bulan sejak tanggal 3 Juni 2025. Sejak tanggal 3 Juni 2025 sampai dengan 28 Februari 2026, Alamtri Resources Indonesia telah melakukan pembelian kembali saham perseroan 2025 sebanyak 556.195.200 saham atau sebesar 1,89% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor perseroan.

Dengan demikian, jumlah pembelian kembali saham perseroan yang telah efektif tercatat pada daftar pemegang saham perseroan (DPS) pada tanggal 28 Februari 2026 adalah sebanyak 589.195.200 saham atau sebesar 2,005% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor perseroan.

Rencana pembelian kembali saham perseroan diharapkan dapat meningkatkan likuiditas perdagangan saham perseroan sehingga harga saham perseroan diharapkan dapat mencerminkan nilai fundamental perseroan.

“Perseroan berharap dengan dilaksanakannya pembelian kembali saham perseroan akan memberikan tingkat pengembalian yang baik bagi pemegang saham serta meningkatkan kepercayaan investor sehingga harga saham perseroan dapat mencerminkan kondisi fundamental perseroan yang sebenarnya,” ungkap manajemen ADRO.

Saham ADRO pada perdagangan Rabu (11/3/2026) diparkir minus 1,26% ke Rp 2.350. Investor asing membukukan net sell di saham ini Rp 10,83 miliar. Editor: Theresa Sandra Desfika

Sumber:

– 12/03/2026

Temukan Informasi Terkini

Jelang Akhir Relaksasi Ekspor, Amman Mineral Fokus Percepat Operasi Smelter

baca selengkapnya

Aneka Tambang (ANTM) Dapat Pasokan Emas Sebanyak 6 Ton Per Tahun dari Anak MDKA

baca selengkapnya

Rancangan Peraturan Bea Keluar Ekspor Batu Bara dalam Finalisasi

baca selengkapnya

Bersama, Kita Majukan Industri Pertambangan!

Jadilah anggota IMA dan nikmati berbagai manfaat, mulai dari seminar, diskusi strategis, hingga kolaborasi industri.

Scroll to Top