Bahlil Bidik Divestasi 12% Saham Freeport Rampung Kuartal I-2026

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menargetkan divestasi 12% tambahan saham PT Freeport Indonesia (PTFI) ke PT Mineral Industri Indonesia atau MIND ID rampung kuartal I-2026.

Kepastian itu disampaikan Bahlil usai bertemu dengan Gubernur Papua Mathius Derek Fakhiri di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (21/1/2026).

InsyaAllah [divestasi saham Freeport] selesai [pada kuartal I-2026],” kata Bahlil kepada awak media di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (22/1/2026).

Adapun, pertemuan dengan Mathius berkaitan dengan pembahasan porsi saham Freeport yang dimiliki pemerintah daerah (Pemda) sebesar 10%.

“Kami membahas beberapa soal, dan termasuk di dalamnya adalah persoalan saham Papua di Freeport yang 10%, dalam waktu dekat kami akan segera menyelesaikan,” ucap dia.

Sementara itu, PTFI melaporkan rencana divestasi 12% tambahan saham ke MIND ID tersebut sudah memasuki tahap finalisasi.

VP Corporate Communications PT Freeport Indonesia Katri Krisnati memastikan proses pembahasan divestasi saham tersebut masih terus dilakukan dan saat ini sudah memasuki tahap finalisasi.

Akan tetapi, dia enggan mengungkapkan target penyelesaian perjanjian divestasi saham tersebut.

“Terkait dengan divestasi saham PTFI, saat ini dalam tahap finalisasi,” kata Katri ketika dimintai konfirmasi, Selasa (9/12/2025).

Adapun, Presiden Direktur PTFI Tony Wenas sebelumnya menyatakan transaksi divestasi 12% saham ke MIND ID baru akan dilakukan selepas 2041 atau tepat ketika izin usaha pertambangan khusus (IUPK) PTFI habis.

Nantinya, IUPK Freeport akan diperpanjang hingga 2061.

Tony menjelaskan meskipun transaksi divestasi dan perpanjangan IUPK baru dilakukan 2041, dalam waktu dekat perusahaan dan pemerintah akan meneken perjanjian untuk memastikan divestasi dan perpanjangan IUPK dilakukan tepat waktu sesuai target.

Tony menegaskan perjanjian tersebut menjadi aspek penting bagi operasional perusahaan, sebab perusahaan sedang berencana melakukan eksplorasi lanjutan usai cadangan bijih perusahaan sebesar 1,3 miliar ton diprediksi habis pada 2041.

“Saya sebutnya kesepahaman karena belum ada yang tertulis adalah bahwa pertambangan ini akan bisa diperpanjang sesuai dengan peraturan yang ada, yaitu sampai life of mine atau sampai seumur tambang dan juga Freeport akan divestasi tambahan saham 12% pada 2041,” kata Tony dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VI, Senin (24/11/2025)

“Ya, tetapi [IUPK Freeport] diperjanjikan dari sekarang, sehingga akan memberikan kami juga waktu untuk melakukan eksplorasi yang lebih detail,” ucap dia. (azr/naw)

Sumber:

– 22/01/2026

Temukan Informasi Terkini

Berita Harian, Jumat, 20 Februari 2026

baca selengkapnya

Freeport Teken Nota Kesepahaman Perpanjangan Izin Tambang Grasberg Seumur Cadangan

baca selengkapnya

Proyek DME Muara Enim Segera Dimulai, PTBA Tunggu Finalisasi Danantara

baca selengkapnya

Bersama, Kita Majukan Industri Pertambangan!

Jadilah anggota IMA dan nikmati berbagai manfaat, mulai dari seminar, diskusi strategis, hingga kolaborasi industri.

Scroll to Top