Berdayakan Industri Lokal, BUMI Belanja Produk Senilai US$ 2,215 Miliar

PT BUMI Resources Tbk (BUMI) berkomitmen mendorong pertumbuhan dan keberlanjutan industri dalam negeri. Komitmen tersebut diwujudkan melalui salah satu entitas unit usahanya, yakni PT Kaltim Prima Coal (KPC), yang tercatat melakukan pembelian barang dan jasa domestik dalam nilai US$2,215 miliar selama 2023.

Jumlah tersebut setara dengan 97% dari total pembelian barang dan jasa (domestik dan luar negeri) KPC pada tahun tersebut yang mencapai sekitar US$2,27 miliar.

“Pemberdayaan pemasok lokal ini menjadi salah satu poin penting dalam prinsip Good Mining Practice yang diterapkan perseroan di seluruh lini kegiatan,” kata VP Investor Relations – Chief Economist Achmad Reza Widjaja dalam keterangan persnya, Jumat (20/9/2024).

“BUMI selalu mengupayakan adanya pergerakan ekonomi lain yang bisa menopang kesejahteraan, sesuai dengan potensi yang dimiliki masyarakat sekitar lahan operasional tersebut,” ucapnya.

Adapun pada 2023, dari keseluruhan belanja barang dan jasa domestik yang dilakukan KPC, sebesar US$4,96 juta di antaranya berasal dari 35 pemasok binaan. Pemberdayaan masyarakat melalui pembinaan industri di sekitar daerah operasional pertambangan ini diharapkan dapat mendorong para mitra pemasok lokal agar dapat semakin berkembang dan berdaya saing.

Di sisi lain, dalam setiap kemitraan, kriteria keberlanjutan sangat diutamakan dalam proses seleksi dan evaluasi. Setiap pemasok yang bekerja sama dengan BUMI dipastikan mematuhi prinsip Hak Asasi Manusia (HAM) dan pelestarian lingkungan. Prosedur pengadaan barang dan jasa pun dilaksanakan secara adil dan transparan untuk mendapatkan pemasok yang sesuai dengan kualifikasi yang diinginkan.

Reza juga menegaskan, pemberdayaan pemasok lokal ini merupakan sinergitas yang diharapkan dapat memberikan kontribusi sosial ekonomi nyata, baik bagi masyarakat dan industri lokal maupun nasional, Perseroan itu sendiri, para stakeholders, maupun bagi negara.

Bahkan, melalui berbagai bentuk kemitraan strategis, perusahaan tak hanya dapat memenuhi kebutuhan operasional, tetapi juga berkontribusi mendorong pertumbuhan perekonomian daerah maupun nasional.

“Kebijakan ini terus kami tingkatkan setiap tahun, sehingga diharapkan dapat mendukung peningkatan ekonomi lokal dan nasional, sekaligus menerapkan aspek Good Mining Practice, terutama dari sisi kemitraan,” jelas Reza. Editor: Emanuel

Sumber: investor.id, 20 September 2024

Temukan Informasi Terkini

Berita Harian, Kamis, 02 April 2026

baca selengkapnya

Harga Batu Bara Acuan (HBA) April 2026, Kalori Tinggi Turun ke US$99,87 per Ton

baca selengkapnya

Bukit Asam (PTBA) Cetak Laba Rp2,93 Triliun pada 2025

baca selengkapnya

Bersama, Kita Majukan Industri Pertambangan!

Jadilah anggota IMA dan nikmati berbagai manfaat, mulai dari seminar, diskusi strategis, hingga kolaborasi industri.

Scroll to Top