Bukti Kepemimpinan Hijau di Sektor Tambang, Dirut MIND ID Raih Green Leadership

Kementerian Lingkungan Hidup kembali menggelar ajang bergengsi Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) 2025, sebuah panggung apresiasi bagi dunia usaha yang dinilai berhasil mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam operasional bisnisnya.

Dalam momentum tersebut, sorotan tertuju pada Direktur Utama MIND ID, Maroef Sjamsoeddin, yang dianugerahi penghargaan Green Leadership. Penghargaan ini bukan sekadar simbol, melainkan penegasan atas kepemimpinan yang mampu membawa transformasi hijau secara nyata di lingkungan industri pertambangan.

Di bawah kepemimpinan Maroef, Grup MIND ID dinilai berhasil mengorkestrasi berbagai inovasi sosial dan lingkungan yang memberikan dampak positif, baik bagi ekosistem maupun masyarakat. Capaian ini mencerminkan keberhasilan integrasi strategi bisnis dengan agenda keberlanjutan, yang kini menjadi tolok ukur baru dalam industri ekstraktif.

Penghargaan Green Leadership sendiri merupakan kategori khusus yang menitikberatkan pada peran pemimpin dalam mendorong efisiensi energi, transformasi hijau, serta komitmen jangka panjang terhadap perlindungan lingkungan. Dalam konteks ini, kepemimpinan bukan hanya soal kinerja finansial, tetapi juga tanggung jawab ekologis.

Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, menegaskan bahwa PROPER merupakan bentuk apresiasi negara terhadap perusahaan yang menjalankan tata kelola lingkungan secara konsisten.

“Tujuan dari anugerah ini adalah memberikan penghargaan atas upaya para unit usaha dan pimpinan perusahaan dalam menerapkan kaidah tata kelola lingkungan yang baik,” ujar Hanif.

Ia menekankan bahwa kepatuhan perusahaan diukur melalui kelengkapan dokumen lingkungan yang dilaporkan secara berkala, termasuk evaluasi setiap enam bulan. Dari proses tersebut, pemerintah dapat menilai tingkat ketaatan sekaligus komitmen perusahaan dalam menjaga lingkungan.

Lebih jauh, Hanif optimistis bahwa capaian PROPER tidak hanya menjadi kebanggaan dari sisi kepatuhan, tetapi juga membawa dampak strategis bagi bisnis. Menurutnya, perusahaan dengan kinerja lingkungan yang baik cenderung mendapatkan kepercayaan lebih besar dari investor, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap peningkatan nilai perusahaan.

“Dari sisi bisnis, capaian PROPER juga memberikan nilai tambah karena meningkatkan kepercayaan investor,” ujarnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada para pemimpin perusahaan yang berhasil meraih predikat hijau, karena dinilai telah berkontribusi dalam berbagai aspek, mulai dari efisiensi sumber daya, pencegahan pencemaran, hingga penguatan ekonomi masyarakat.

Ajang PROPER sendiri merupakan implementasi mandat Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Lebih dari sekadar penghargaan, PROPER menjadi cerminan arah baru dunia usaha —bahwa keberlanjutan kini bukan lagi pilihan, melainkan keharusan.

Dengan raihan ini, MIND ID tidak hanya memperkuat posisinya sebagai holding industri pertambangan, tetapi juga sebagai pelopor transformasi hijau di sektor strategis Indonesia.

Sumber:

– 10/04/2026

Temukan Informasi Terkini

Kemenkeu-ESDM Bahas Tambahan Royalti Ekspor Batu Bara

baca selengkapnya

Di Tengah Tekanan Industri, Adaro Jaga Standar Lingkungan dengan PROPER Emas

baca selengkapnya

Petrosea (PTRO) Buka Hasil RUPST

baca selengkapnya

Bersama, Kita Majukan Industri Pertambangan!

Jadilah anggota IMA dan nikmati berbagai manfaat, mulai dari seminar, diskusi strategis, hingga kolaborasi industri.

Scroll to Top