Di Tengah Isu Divestasi, Kideco Masih Topang 72,8 Persen Pendapatan Indika (INDY)

PT Indika Energy Tbk (INDY) mengungkapkan kontribusi PT Kideco Jaya Agung terhadap kinerja keuangan perseroan masih mendominasi hingga kuartal I 2026.

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian per 31 Maret 2026, Kideco menyumbang 72,8 persen dari pendapatan kotor konsolidasi Indika.

Data tersebut disampaikan Indika dalam surat tanggapan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) atas permintaan penjelasan mengenai pemberitaan media yang menyebut perseroan tengah mempertimbangkan penjualan sebagian atau seluruh kepemilikan saham di PT Kideco Jaya Agung dengan valuasi lebih dari 1 miliar dollar AS.

Informasi itu disampaikan pada Rabu (29/7/2026).

Dalam surat tersebut, Indika menjelaskan, hingga 31 Maret 2026 pendapatan konsolidasi perseroan mencapai 493,2 juta dollar AS. Dari jumlah tersebut, kontribusi Kideco sebesar 377,4 juta dollar AS atau setara 72,8 persen dari pendapatan kotor konsolidasi.

Sementara itu, laba bersih konsolidasi Indika tercatat sebesar 7 juta dollar AS. Adapun laba bersih Kideco tercatat mencapai 42,4 juta dollar AS.

Meski demikian, Indika tidak memberikan tanggapan mengenai pemberitaan yang menyebut perseroan tengah mempertimbangkan divestasi aset tambang tersebut.

“Sehubungan dengan pemberitaan media baru-baru ini mengenai portofolio investasi Perseroan, Perseroan tidak memberikan komentar atas rumor atau spekulasi pasar,” tulis manajemen Indika dalam surat kepada BEI.

Perseroan juga menegaskan tetap berkomitmen menjalankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG) serta mematuhi seluruh ketentuan pasar modal yang berlaku.

“Setiap informasi atau perkembangan yang bersifat material akan disampaikan kepada publik secara transparan melalui saluran resmi perusahaan, sesuai dengan ketentuan keterbukaan informasi yang berlaku,” tulis perseroan.

Saat diminta menjelaskan profil pendapatan perseroan apabila divestasi Kideco terealisasi, termasuk segmen usaha yang akan menjadi kontributor utama pengganti Kideco, Indika kembali menyatakan tidak memberikan komentar atas rumor maupun spekulasi pasar.

Selain itu, perseroan menyampaikan tidak memiliki informasi, fakta, maupun kejadian material lainnya yang belum diungkapkan kepada publik dan dapat memengaruhi harga saham maupun kelangsungan usaha perusahaan.

Indika menyatakan akan menyampaikan informasi material kepada publik sesuai ketentuan yang berlaku apabila terdapat perkembangan yang relevan atau kejelasan regulasi yang berdampak terhadap perseroan.

Sumber:

– 29/07/2026

Temukan Informasi Terkini

Arutmin-KPC Mulai Proyek Hilirisasi Batu Bara Jadi Metanol, Target Produksi 2 Juta Ton

baca selengkapnya

Semester I/2026: Penjualan Timah (TINS) Moncer, Ekspor ke China Dominan

baca selengkapnya

Produksi Nikel Vale Indonesia (INCO) Meningkat pada Kuartal II-2026

baca selengkapnya

Bersama, Kita Majukan Industri Pertambangan!

Jadilah anggota IMA dan nikmati berbagai manfaat, mulai dari seminar, diskusi strategis, hingga kolaborasi industri.

Scroll to Top