EMITEN sektor energi dengan industri batu bara, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) siap membagikan dividen tunai interim tahun buku 2024 sebesar US$ 90 juta atau setara dengan Rp 1.228 per saham kepada pemegang saham.
“Dividen ini mewakili 70% dari laba bersih perseroan yang dilaporkan sepanjang semester pertama 2024,” jelas manajemen Indo Tambangraya dalam keterangan resmi, baru-baru ini.
Cum dividen interim Indo Tambangraya di pasar reguler dan pasar negosiasi jatuh pada Senin, 9 September 2024 ini. Sedangkan ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 10 Septembe 2024.
Cum dividen adalah tanggal terakhir investor dapat membeli saham tertentu untuk mencatatkan diri sebagai investor yang berhak menerima dividen dari emiten. Adapun ex dividen merupakan tanggal di mana investor sudah tidak mendapatkan hak dividen dari suatu saham yang dibelinya.
Saham Indo Tambangraya Megah melemah 0,18% ke Rp 27.225 pada penutupan perdagangan Jumat, 6 September. Dalam sepekan terakhir saham ini turun 1,36%, tapi dalam sebulan terakhir masih meningkat 6,66%.
Dengan asumsi harga saham Rp 27.225, maka potensi yield dividen interim ITMG di kisaran 4,51%.
Tanggal Pembayaran
Dividen interim akan dibagikan kepada pemegang saham batu bara Indo Tambangraya (ITMG) yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham (DPS) atau recording date pada tanggal 11 September 2024. Sedangkan pembayaran dividen pada 25 September 2024.
Pembagian dividen interim ITMG kali ini berdasarkan data keuangan perseroan per 30 Juni 2024 dengan laba bersih US$ 129,07 juta.
Menurut manajemen ITMG, pembagian dividen tunai interim ini juga telah merujuk pada keputusan direksi tanggal 26 Agustus 2024 yang disetujui oleh dewan komisaris perseroan pada tanggal 29 Agustus 2024.
Sebelumnya, Investment Analyst Stockbit Hendriko Gani mengungkap hal tak terduga. Menurutnya meski dividend payout ratio dividen interim ITMG ini lebih besar dibandingkan estimasi pihaknya atas total pembagian dividen ITMG tahun buku 2024 di level 65%, jumlah dividen yang dibagikan hanya mencapai 29,4% dari estimasinya atas total dividen ITMG tahun buku 2024 di level Rp 4.175/saham.
“Hal ini disebabkan oleh realisasi laba bersih ITMG selama 1H24 yang hanya mencapai 31,9% dari estimasi kami di level US$ 404 juta, ditekan oleh pembengkakan biaya usaha dan kerugian lain-lain,” sebut Hendriko dalam ulasannya belum lama ini. Editor: Theresa Sandra Desfika
Sumber: investor.id, 9 September 2024
