DOID Serap Capex US$ 170 Juta di 2025

Sepanjang tahun 2025, PT BUMA Internasional Grup Tbk. (DOID) telah menyerap belanja modal (capital expenditure/capex) sekitar US$170 juta.

“Serapan mayoritas untuk growth capex dan juga ada yang untuk maintenance capex. Jadi kami dapat kontrak baru dari klien di Indonesia dan kami harus spread serapannya dalam beberapa tahun,”kata Direktur BUMA Internasional Grup, Iwan Fuad Salim di Jakarta, kemarin.

Emiten kontrraktor batu bara ini mengungkapkan, serapan capex ini sebagian besar digunakan untuk ekspansi dan perawatan. Iwan menjelaskan serapan capex perseroan sepanjang tahun 2025 tersebut lebih rendah dibandingkan dengan target capex awal tahun. Salah satu penyebab dari rendahnya serapan capex ini karena penurunan biaya per unit BUMA.

“Jadi memang banyak sekali perubahan yang kami lakukan. Dari segi organisasi, dari segi strategi menyangkut procurement, interaksi antara head office dengan site, banyak perubahan,” tutur Iwan.

Adapun untuk capex tahun ini, Iwan menuturkan DOID belum memiliki angka pasti. Namun, Iwan menuturkan DOID akan melihat opsi-opsi pendanaan yang ada untuk mendanai capex, seperti dari bank, perusahaan leasing, hingga obligasi.  Sementara itu, untuk tahun 2025 lalu, pendanaan capex DOID diketahui berasal dari kombinasi pinjaman bank, leasing, dan obligasi. Sekitar 40% capex tersebut berasal dari perbankan, serta 10%-15% dari obligasi.

Lebih lanjut, Iwan juga menjelaskan DOID ini akan berkoordinasi sedini mungkin dengan klien terkait dengan rencana pemerintah memangkas kuota produksi batu bara dalam Rencana Kerja dan Anggaran Belanja (RKAB) 2026.

“Alhamdulillah kami belum ada arahan untuk mengubah rencana kami. Jadi sejauh ini kami belum melihat dampaknya. Tapi tentu kami akan bek-rja sama dengan klien, kami akan monitor situasi seperti apa,” ujar Iwan. (bani)

Sumber:

– 26/02/2026

Temukan Informasi Terkini

Stok Batu Bara PLTU Kritis, PTBA Klaim Suplai ke PLN dan IPP Tetap Lancar

baca selengkapnya

EMAS Kirim 44,04 Kg Emas Dore ke Antam, Target Produksi 115.000 Ons pada 2026

baca selengkapnya

Arutmin: Tambang Batu Bara Kalsel Terbakar di Luar IUPK Grup BUMI

baca selengkapnya

Bersama, Kita Majukan Industri Pertambangan!

Jadilah anggota IMA dan nikmati berbagai manfaat, mulai dari seminar, diskusi strategis, hingga kolaborasi industri.

Scroll to Top