Emiten Boy Thohir ADRO Cetak Laba Bersih Rp9,2 Triliun Kuartal III/2026

PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO) membukukan peningkatan laba bersih sebesar US$516,5 juta, atau setara Rp9,2 triliun (kurs Rp17.857 per dolar AS) sampai akhir September 2026.

ADRO membukukan pendapatan neto sebesar US$1,9 miliar, naik 41,04% secara tahunan dari sebelumnya sebesar US$1,34 miliar.

Pendapatan ini diperoleh dari segmen penjualan hasil tambang sebesar US$490,13 juta, penjualan aluminium senilai US$522,41 juta, dan lain-lain senilai US$5,33 juta.

Penjualan ini dilakukan ke pihak berelasi Adaro Indonesia sebesar US$587,6 juta, dan Adaro International (Singapore) Pte. Ltd. sebesar US$233,05 juta. Lalu penjualan ke pihak ketiga, yaitu Gunvor SA senilai US$221,56 juta.

Beban pokok pendapatan ADRO juga tercatat naik 27,19% menjadi US$1,12 miliar, naik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$884,65 juta.

Laba kotor ADRO juga tercatat naik 67,4% sampai akhir September 2026 menjadi US$776,29 juta, dari sebelumnya US$463,52 juta.

Alhasil, laba bersih ADRO juga melesat 71,28% dari sebelumnya US$301,59 juta, menjadi US$516,55 juta atau setara Rp9,2 triliun.

ADRO sampai akhir September 2026 mencatatkan total aset senilai US$8,1 miliar, naik dibandingkan akhir Desember 2025 sebesar US$6,81 miliar.

Sementara itu, total liabilitas ADRO juga naik menjadi US$2,57 miliar per 30 September 2026, dari sebelumnya sebesar US$1,81 miliar 31 Desember 2025.

Adapun total ekuitas ADRO mencapai US$5,61 miliar pada 9 bulan 2026, dari sebelumnya US$5 miliar pada tahun 2025.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca. Editor : Ibad Durrohman

Sumber:

– 31/10/2026

Temukan Informasi Terkini

Harga Acuan Batu Bara (HBA) Awal November 2026, Kalori Tinggi Turun jadi US$125,6

baca selengkapnya

Produksi Bijih Naik 55%, Laba PT Timah di Kuartal III 2026 Capai Rp4,12 Triliun

baca selengkapnya

Laba Emiten Tambang MIND ID Melonjak, Saham ANTM dan TINS Jadi Pilihan Analis

baca selengkapnya

Bersama, Kita Majukan Industri Pertambangan!

Jadilah anggota IMA dan nikmati berbagai manfaat, mulai dari seminar, diskusi strategis, hingga kolaborasi industri.

Scroll to Top