Emiten batu bara PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) dijadwalkan menggelar rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) pada Jumat (17/4/2026) ini mulai pukul 09.00 WIB.
Terdapat lima mata acara rapat, salah satunya adalah penetapan penggunaan laba bersih perseroan untuk tahun buku 2025.
Direksi ITMG sebelumnya menjelaskan bahwa sesuai kententuan Pasal 26 Ayat (1) dan Ayat (2) Anggaran Dasar Perseroan serta Pasal 70 dan Pasal 71 UUPT, di mana penggunaan laba bersih perseroan diputuskan oleh rapat umum pemegang saham tahunan.
“Perseroan sebelumnya melalui persetujuan dewan komisaris, telah membayarkan dividen interim semester pertama tahun 2025 dari laba bersih, sebesar Rp738 per saham yang telah dibayarkan pada 26 November 2025,” kata direksi belum lama ini.
Sepanjang tahun 2025, Indo Tambangraya Megah (ITMG) membukukan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk US$ 190,94 juta atau sekitar Rp 3,2 triliun. Dengan laba per saham US$ 0,17 atau Rp 2.853.
ITMG telah membagikan dividen interim untuk tahun buku 2025 US$ 50,04 juta atau Rp 738 per saham.
Adapun untuk tahun buku 2024, ITMG menebar dividen interim US$ 90,04 juta atau Rp 1.228 per saham, dan dividen final US$ 153,12 juta atau Rp 2.245 per saham. Total dividen tahun buku 2024 setara 65% dari laba bersih perseroan.
Dengan asumsi payout ratio dividennya sama, akankah dividen final ITMG sekitar Rp 1.000-an per saham?
Saham Indo Tambangraya pada perdagangan Kamis (16/4/2026) melemah 2,19% ke Rp 26.825. Meski demikian, dalam tiga bulan terakhir, saham ini masih melambung 20,43%. Editor: Theresa Sandra Desfika
