Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan harga batu bara acuan (HBA) pada periode pertama Januari 2026. Tercatat mayoritas harga menguat.
HBA terbaru ditetapkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia lewat Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 458.K/MB.01/MEM.B/2025 tentang Harga Mineral Logam Acuan dan Harga Batubara Acuan Untuk Periode Pertama Bulan Januari Tahun 2026.
Berdasarkan keputusan tersebut, HBA untuk batu bara kalori tinggi dalam kesetaraan nilai kalori 6.322 kcal/kg GAR pada periode pertama Januari 2026 dipatok US$103,3 per ton. Angka tersebut naik dibandingkan HBA pada periode kedua Desember 2025, yakni US$100,81 per ton.
Sementara itu, HBA untuk batu bara nilai kalori 5.300 kcal/kg GAR ditetapkan pada level US$72,23 per ton pada periode pertama Januari 2026. HBA jenis batu bara ini naik dibandingkan periode kedua Desember 2025 senilai US$69,93 per ton.
Untuk batu bara dengan kesetaraan nilai kalori 4.100 kcal/kg GAR, HBA dipatok sebesar US$47,05 per ton pada periode pertama Januari 2026. Angak itu menguat dibandingkan harga acuan kedua Desember 2025 di angka US$45,44 per ton.
Sementara itu, HBA batu bara dengan kesetaraan nilai kalori 3.400 kcal/kg GAR dipatok sebesar US$35,13 per ton. Harga acuan itu turun tipis dari posisi periode kedua Desember 2025 di angka US$35,44 per ton.
HBA Desember 2025 periode kedua juga digunakan sebagai dasar perhitungan harga patokan batu bara (HPB) bulan ini.
Selain HBA, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia juga menetapkan harga mineral acuan (HMA) berbagai komoditas mineral periode pertama Januari 2026.
HMA nikel dipatok US$14.630/dmt, naik dibandingkan periode kedua Desember 2025 sebesar US$14.599,33/dmt.
Sementara itu, HMA aluminium menguat ke US$2.866,54/dmt dari sebelumnya US$2.822,13/dmt.
HMA tembaga juga menguat menjadi US$11.790,32/dmt dari sebelumnya US$11.149,47/dmt. Melalui Kepmen ESDM Nomor 80.K/MB.01/MEM.B/2025 tentang Harga Mineral Logam Acuan dan Harga Batubara Acuan, HBA dan HMA akan terbit sebanyak dua kali dalam 1 bulan, yakni setiap tanggal 1 dan 15. Editor : Fitri Sartina Dewi
