HARGA batu bara anjlok pada Rabu (28/8/2024). Hal itu dipicu ramainya sentimen negatif, mulai dari penambang batu bara China dan India yang meningkatkan produksi hingga Amerika Serikat (AS) menjatuhkan sanksi kepada lebih banyak produsen batu bara Rusia.
Harga batu bara Newcastle untuk Agustus 2024 turun US$ 1 menjadi US$ 145 per ton. Sedangkan September 2024 anjlok US$ 3,5 menjadi US$ 144 per ton. Sementara itu, Oktober 2024 terkerek US$ 3,15 menjadi US$ 146 per ton.
Sementara itu, harga batu bara Rotterdam untuk Agustus 2024 naik US$ 0,75 menjadi US$ 121,75. Sedangkan, September 2024 melemah US$ 0,1 menjadi US$ 119,65. Sedangkan pada Oktober turun US$ 1,5 menjadi US$ 120,85.
Dikutip dari Reuters, tambang-tambang di China meningkatkan produksi hingga mencapai rekor musiman 390 juta ton pada Juli 2024, naik dari 378 juta pada bulan yang sama tahun sebelumnya dan 373 juta pada 2022.
Penambang domestik telah meningkatkan produksi selama musim panas untuk menutupi produksi yang relatif lambat dalam lima bulan pertama tahun ini. Sepanjang 2024, Mongolia Dalam, Shaanxi, dan Xinjiang, tiga dari empat produsen tingkat provinsi teratas, semuanya telah melaporkan rekor produksi musiman.
Sementara itu, Kementerian Pertambangan India mencatat telah terjadi peningkatan produksi batu bara secara keseluruhan hingga 25 Agustus 2024. Total produksi batu bara pada Tahun Anggaran 2024-2025, meningkat signifikan menjadi 370,67 MT, dibandingkan dengan 346,02 MT pada periode yang sama pada Tahun Anggaran 2023-2024, atau tumbuh 7,12%.
Tidak hanya itu, Mysteel melaporkan Pemerintah Amerika Serikat (AS) telah menjatuhkan sanksi kepada lebih banyak produsen batu bara Rusia di antara hampir 400 entitas dan individu yang dituduh mendukung aksi militer Rusia di Ukraina, yang bertujuan untuk lebih membatasi aliran pendapatan Moskow, menurut siaran pers oleh Departemen Luar Negeri AS pada 23 Agustus lalu.
Sanksi tersebut mencakup lebih dari 190 individu dan entitas yang ditetapkan oleh Departemen Luar Negeri dan hampir 200 lainnya oleh Departemen Keuangan. Sanksi ini menargetkan beberapa pemain kunci dalam industri batu bara Rusia, termasuk mereka yang terlibat dalam penambangan, pemrosesan, transportasi, dan layanan peralatan, menurut pengumuman tersebut. Editor: Indah Handayani
Sumber: investor.id, 29 Agustus 2024
