Harga Tembaga dkk Kembali Turun Gegara Trader di Asia Libur Imlek

Harga tembaga dan aluminium sedikit turun akibat meningkatnya stok logam merah dan ketidakpastian tarif yang membebani sentimen, pada saat banyak pedagang Asia yang sedang libur Tahun Baru Imlek.

Tembaga turun hingga 0,8% hingga di bawah US$12.800/ton, karena persediaan global yang dilacak oleh London Metal Exchange (LME) naik ke level tertinggi dalam lebih dari dua dekade.

Aluminium turun hingga 0,6%, dengan investor menunggu informasi lebih lanjut tentang cakupan tarif impor AS. Pasar Amerika akan kembali pada Selasa (17/2/2026) setelah libur Hari Presiden pada Senin.

Harga yang mendekati rekor telah mendinginkan permintaan industri untuk logam seperti tembaga di China, konsumen terbesar di dunia.

Persediaan di bursa mulai meningkat, membantu membangun kembali cadangan setelah volume besar dikirim ke AS menjelang tarif yang diantisipasi.

Persediaan yang tersedia yang dilacak oleh LME meningkat pada Senin, sehingga total stok tembaga di bursa di Shanghai, London, dan New York semakin melebihi 1 juta ton.

Indeks LMEX, yang melacak enam logam dasar utama yang diperdagangkan di London, mencapai rekor tertinggi bulan lalu karena gelombang pembelian oleh China, ditambah dengan melemahnya dolar AS.

Sejak itu, indeks tersebut mengalami penurunan karena para pedagang menunggu katalis baru, termasuk informasi lebih lanjut tentang tarif impor AS dan prospek kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed).

BHP Group, perusahaan pertambangan terbesar di dunia, mengatakan pada hari Selasa bahwa pendapatan paruh pertama melonjak lebih dari seperlima karena upaya bertahun-tahun untuk meningkatkan produksi tembaga membantu mengimbangi kelemahan dalam bisnis bijih besi dan batubara untuk pembuatan baja yang berfokus pada China.

Tembaga sekarang menyumbang lebih dari setengah keuntungan perusahaan.

Harga tembaga berjangka turun 0,6% menjadi US$12.775,50/ton pada pukul 11:50 pagi di Shanghai, sementara aluminium turun 0,5% menjadi US$3.037,50/ton. Harga seng turun 0,7% menjadi US$3.268, sementara harga nikel turun tipis 0,1%. (bbn)

Sumber:

– 17/02/2026

Temukan Informasi Terkini

Berita Harian, Jumat, 20 Februari 2026

baca selengkapnya

Freeport Teken Nota Kesepahaman Perpanjangan Izin Tambang Grasberg Seumur Cadangan

baca selengkapnya

Proyek DME Muara Enim Segera Dimulai, PTBA Tunggu Finalisasi Danantara

baca selengkapnya

Bersama, Kita Majukan Industri Pertambangan!

Jadilah anggota IMA dan nikmati berbagai manfaat, mulai dari seminar, diskusi strategis, hingga kolaborasi industri.

Scroll to Top