Hilirisasi Mineral Didorong Jadi Fondasi Pertumbuhan Ekonomi Jangka Panjang

Pemerintah mendorong hilirisasi mineral menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam jangka panjang. Kebijakan tersebut diarahkan untuk mengubah kekayaan sumber daya alam menjadi basis industrialisasi yang menghasilkan nilai tambah lebih besar di dalam negeri.

Indonesia memiliki sumber daya mineral dan batu bara yang melimpah, tetapi selama bertahun-tahun sebagian komoditas tambang masih diperdagangkan dalam bentuk bahan mentah. Pemerintah kini mendorong pengolahan komoditas tersebut dari hulu hingga hilir agar manfaat ekonominya berkembang menjadi ekosistem industri yang lebih luas.

Deputi Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Elen Setiadi mengatakan Indonesia memiliki modal kuat untuk menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru. Hal itu melalui optimalisasi sumber daya alam.

“Untuk mencapai pertumbuhan yang lebih tinggi, diperlukan sumber pertumbuhan baru. Indonesia memiliki sumber daya alam yang besar, dan melalui kebijakan yang terintegrasi, potensi tersebut dapat dioptimalkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujarnya dalam sebuah forum diskusi di Jakarta, dikutip Rabu (30/9/2026).

Elen menuturkan pengembangan hilirisasi mineral perlu dilakukan secara terintegrasi dari hulu hingga hilir. Dengan pendekatan tersebut, aktivitas ekonomi tidak berhenti pada ekstraksi sumber daya, tetapi berlanjut menjadi industri yang menghasilkan produk dengan nilai ekonomi lebih tinggi.

Dampak pengembangan hilirisasi mulai terlihat melalui industri pengolahan nikel yang menghasilkan berbagai produk bernilai tambah, mulai dari feronikel hingga bahan baku baterai kendaraan listrik. Indonesia juga telah memiliki pabrik produksi baterai milik Indonesia Battery Corporation (IBC) di Karawang sebagai bagian dari pengembangan industri hilir berbasis nikel di dalam negeri.

Pengembangan ekosistem bauksit-alumina-aluminium terintegrasi di Mempawah, Kalimantan Barat, juga menjadi contoh penguatan hilirisasi mineral. Proyek yang dikembangkan Grup MIND ID tersebut meningkatkan nilai komoditas dari sekitar 40 dolar AS per metrik ton dalam bentuk bauksit menjadi sekitar 350 dolar AS per ton setelah diolah menjadi alumina, kemudian mencapai sekitar 3.200 dolar AS per ton dalam bentuk aluminium.

Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (Indef) M. Rizal Taufikurahman mengatakan hilirisasi dapat memperbesar peran sektor pertambangan dalam transformasi ekonomi nasional. Hilirisasi juga membuka ruang bagi peningkatan penerimaan negara, investasi, penguatan industri manufaktur, dan penciptaan efek berganda bagi perekonomian.

“Penguatan hilirisasi menjadi kunci untuk menciptakan nilai tambah di dalam negeri, sekaligus memperbesar kontribusi sektor pertambangan terhadap transformasi ekonomi nasional,” katanya.

Menurut Rizal, peningkatan nilai tambah melalui pengolahan mineral di dalam negeri tidak hanya memperbesar nilai ekonomi komoditas. Aktivitas tersebut juga dapat memperkuat rantai pasok industri nasional dan memperluas manfaat ekonomi dari sektor pertambangan.

Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Sugeng Suparwoto mengatakan hilirisasi merupakan agenda strategis nasional untuk memperkuat struktur ekonomi Indonesia. Kebijakan tersebut juga diarahkan untuk mendukung pencapaian target pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.

“Hilirisasi menjadi kunci peningkatan nilai tambah komoditas, mulai dari nikel, bauksit, hingga batu bara,” ujar Sugeng.

Penguatan hilirisasi diharapkan membuat sektor minerba berkembang dari penghasil komoditas mentah menjadi bagian dari basis industrialisasi nasional. Dengan pengembangan industri dari hulu hingga hilir, pemerintah menargetkan kekayaan mineral dapat memberikan nilai tambah dan kontribusi ekonomi yang lebih besar dalam jangka panjang.

Sumber:

– 30/09/2026

Temukan Informasi Terkini

Nikel NPI RI Kehilangan Akses ke Eropa Gegara Aturan Jejak Karbon

baca selengkapnya

Bangun Gudang di Osowilangun Surabaya, CKB Perkuat Konektivitas Industri hingga Indonesia Timur

baca selengkapnya

Kembangkan Inovasi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan, PTBA Raih Apresiasi Waste4Change

baca selengkapnya

Bersama, Kita Majukan Industri Pertambangan!

Jadilah anggota IMA dan nikmati berbagai manfaat, mulai dari seminar, diskusi strategis, hingga kolaborasi industri.

Scroll to Top