PT INDO Tambangraya Megah Tbk (ITMG) membuat pemberitahuan terbaru yang diunggah pada keterbukaan infor-masi di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Sekretaris Perusahaan Indo Tambangraya Megah, Monika I Krisnamurti meng-ungkapkan, merujuk pada peraturan PT Bursa Efek Indonesia No. I-E mengenai Kewajiban Penyampaian Informasi, dengan ini pihaknya sampaikan bahwa laporan keuangan interim perseroan untuk periode kuartal I-2023 sedang dilakukan penelaahan secara terbatas oleh akuntan publik.
“Dengan ini disampaikan Indo Tambang-raya Megah Tbk akan melakukan penyam-paian laporan keuangan kuartal I untuk tahun buku 2023 yang ditelaah secara terbatas oleh akuntan publik,” jelas Monika dikutip Selasa (18/4/2023).
Dia menambahkan, penelaahan terbatas atas laporan keuangan interim tersebut merupakan pelaksanaan atas aspek transparansi, sesuai dengan kebijakan perseroan dan prinsip tata kelola per–usahaan yang baik.
Emiten batu bara ini sendiri siap mem-bagikan dividen senilai total US$ 474,63 juta atau setara Rp 6.416 per saham. Hal tersebut sebagaimana disetujui dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) perseroan.
Sebagaimana keterangan perseroan, dividen akan dibagikan sebagai dividen tunai kepada pemegang saham pada 18 April 2023.
Di sisi lain, ITMG membukukan penda-patan US$ 3,63 miliar sepanjang tahun 2022. Angkanya meningkat 75% dari tahun 2021 sebesar US$ 2,07 miliar.
Laba tahun berjalan yang dapat diatribusi-kan kepada pemilik entitas induk sebesar US$ 1,2 miliar pada tahun lalu. Melesat 152,34% dibandingkan 2021 yang ber-jumlah US$ 475,57 juta.
Laba bersih per saham yang dapat di-atribusikan kepada pemilik entitas induk – dasar dan dilusian pada 2022 US$ 1,07, berbanding jauh dari 2021 US$ 0,43.
