PERUSAHAAN pertambangan emas nasional PT J Resources Asia Pasifik, Tbk (PSAB) melalui anak perusahaannya PT J Resources Bolaang Mongondow (JRBM),secara konsisten membina petani karet secara berkelajutan. Pembinaa petani kakao tersebut telah dilakukan peusahaan selama llima tahun terakhir.
Atas keberhasilan tersebut, JRBM berhasil meraih Penghargaan Subroto 2024 pada Bidang Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Terinovatif kategori Kemandirian Ekonomi.
Tahun lalu perusahaan juga mendapatkan Penghargaan Subroto untuk kategori peningkatan pendapatan masyarakat.
Penghargaan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ini diberikan kepada JRBM karena keberhasilannya mendampingi petani kakao binaannya mengembangkan pupuk dari sumber daya alam hayati. Setelah penggunaan pupuk hayati, selain petani dapat berhemat sekitar 80% untuk pengeluaran biaya pembelian pupuk kimia, keunggulan pupuk sumber daya hayati lainnya adalah membantu mengurangi emisi karbon di sektor pertanian. Pertanian ramah lingkungan dan berbiaya murah ini mempercepat menuju pertanian berkelanjutan.
“Program ini dapat berhasil berkat pendampingan yang konsisten oleh tim PPM. Setelah memahami cara pembuatan pupuk yang alami, petani dapat melakukan secara swadaya. Diharapkan pemahaman ini dapat ditularkan kepada petani kakao lain di luar kelompok binaan, termasuk para petani tanaman pangan di sekitar perusahaan. Melalui program ini, perusahaan secara konsisten mengimplementasikan konsep ESG dari sisi Environment dan Social,” ujar Presiden Direktur JRBM Anang Rizkani Noor.
Penghargaan Subroto tahun ini digelar untuk menyambut Hari Pertambangan dan Energi ke 79, dan juga sebagai bentuk penghormatan kepada Profesor Subroto, Menteri ESDM 1978-1988.
Penghargaan Subroto merupakan penghargaan tertinggi bagi insan yang telah memajukan sektor energi dan sumber daya mineral di Indonesia dalam kurun satu tahun terakhir. Editor: Euis Rita Hartati
Sumber: investor.id, 11 Oktober 2024
