Konflik Rusia-Ukraina Memanas, Harga Batu Bara Ngegas

HARGA batu bara dunia melesat setelah Ukraina menghentikan produksi tambang batu bara kokasnya di Pokrovsk karena konflik bersenjata dengan Rusia yang terus memanas.

Berdasarkan data Barchart pada perdagangan Senin (13/1/2025) harga batu bara dunia acuan Newcastle diperdagangkan di US$115,5 per ton, naik 0,43% dibandingkan posisi sebelumnya.

Ukraina telah menghentikan produksi di tambang batu bara kokasnya di Pokrovsk, yang memasok industri baja negara itu, karena pasukan Rusia yang semakin mendekat, menurut dua sumber industri yang diberitakan oleh Reuters pada hari Senin.

Fasilitas di kota Pokrovsk yang dilanda konflik ini adalah satu-satunya tambang di Ukraina yang menghasilkan batu bara kokas yang penting bagi industri baja negara tersebut. Namun, industri baja Ukraina telah menurun drastis sejak invasi Rusia pada Februari 2022.

Pasukan Rusia telah lama mendekati Pokrovsk, yang merupakan pusat logistik utama. Menurut DeepState, sebuah blog analisis militer Ukraina berbasis intelijen sumber terbuka, pasukan Moskow kini kurang dari 2 km dari salah satu poros tambang.

“Semuanya sudah berhenti bekerja sekarang,” kata salah satu sumber.

“Tidak ada produksi di sana, mereka hanya bekerja di permukaan,” tambah sumber lain, mencatat bahwa evakuasi sedang berlangsung.

Ukraina memproduksi sekitar 3,5 juta ton kokas pada tahun 2023, seluruhnya menggunakan batu bara kokas yang ditambang di Pokrovsk, menurut asosiasi kokas nasional. CNBC INDONESIA RESEARCH (ras/ras)

Sumber: cnbcindonesia.com, 14 Januari 2025

Temukan Informasi Terkini

Berita Harian, Kamis, 02 April 2026

baca selengkapnya

Harga Batu Bara Acuan (HBA) April 2026, Kalori Tinggi Turun ke US$99,87 per Ton

baca selengkapnya

Bukit Asam (PTBA) Cetak Laba Rp2,93 Triliun pada 2025

baca selengkapnya

Bersama, Kita Majukan Industri Pertambangan!

Jadilah anggota IMA dan nikmati berbagai manfaat, mulai dari seminar, diskusi strategis, hingga kolaborasi industri.

Scroll to Top