PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) mengumumkan penerbitan Consolidated Mineral Resources and Ore Reserves per 31 Desember 2025, yang menunjukkan peningkatan signifikan pada cadangan (ore reserves) serta pertumbuhan berkelanjutan pada sumber daya (mineral resources).
Sepanjang 2025, sumber daya mineral Perseroan mencatat pertumbuhan stabil di seluruh komoditas utama, emas meningkat menjadi 39 juta ounce (6%), tembaga menjadi 9,1 juta ton (6%), perak menjadi 93,8 juta ounce (4%), dan nikel menjadi 11,8 juta ton (4%).
Sementara itu, cadangan bijih mengalami lonjakan signifikan, mencerminkan keberhasilan konversi sumber daya menjadi cadangan yang dapat ditambang, cadangan emas meningkat 81% menjadi 15,9 juta ounce, cadangan tembaga meningkat 60% menjadi 3 juta ton, cadangan perak meningkat 21% menjadi 69,8 juta ounce, dan cadangan nikel meningkat 48% menjadi 4,4 juta ton.
Peningkatan ini didorong oleh optimalisasi rencana tambang, pembaruan model geologi, serta keberhasilan program eksplorasi di berbagai aset utama perseroan.
Pertumbuhan cadangan terutama didorong oleh beberapa aset kunci, proyek Tembaga Tujuh Bukit, sebagai kontributor terbesar, dengan peningkatan signifikan cadangan emas dan tembaga.
Selain itu, Tambang Emas Pani, yang mencatat lonjakan cadangan emas dari 2 juta ounce menjadi 5,2 juta ounce (166%) dan tambang Nikel SCM, dengan peningkatan cadangan nikel menjadi 4,4 juta ton (48%).
Kemudian, optimalisasi operasi di Tambang Emas Tujuh Bukit serta pembaruan asumsi ekonomi turut meningkatkan kualitas dan keekonomian cadangan.
Dari sisi operasional, pembaruan ini memperkuat umur tambang (mine life) dan memberikan visibilitas produksi jangka panjang, sekaligus mendukung pengembangan proyek-proyek strategis perseroan.
Hal ini menjadi fondasi penting dalam menjaga kesinambungan produksi emas dan tembaga, serta pertumbuhan bisnis nikel ke depan.
Peningkatan signifikan pada cadangan memberikan sejumlah implikasi strategis bagi perseroan, memperpanjang umur tambang secara material melalui peningkatan cadangan yang dapat ditambang, meningkatkan kepastian produksi jangka panjang, dan memperkuat valuasi aset dan profil investasi perseroan. Editor: Erta Darwati
