Anak usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), dalam klarifikasi kepada BEI, telah mengonfirmasi kabar perseroan berencana melakukan pencatatan saham di bursa Hong Kong.
Corporate Secretary EMAS Adi Adriansyah Sjoekri mengatakan, perseroan masih dalam tahap awal untuk menjajaki kemungkinan pencatatan saham di bursa Hong Kong.
“Oleh karena itu, perseroan belum memiliki rencana yang detil dan definitif terkait hal sebagaimana diberitakan serta belum terdapat informasi material yang dapat disampaikan kepada publik,” tulis Adi dalam keterbukaan informasi BEI, Kamis (29/1/2026).
Sebelumnya, Stockbit Sekuritas dalam catatannya, yang mengutip laporan Bloomberg menyatakan EMAS telah menunjuk Citic Securities Co., Morgan Stanley, dan UBS Group AG untuk menangani pencatatan sahamnya di bursa Hong Kong.
Adapun Hong Kong Exchanges & Clearing Ltd. pada 2023 telah menjalin kesepakatan kerja sama dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk menjajaki pencatatan lintas batas di kedua pasar.
Sementara itu, Merdeka Gold Resources (EMAS) mengelola Tambang Emas Pani di Pohuwato, Gorontalo, Sulawesi, yang merupakan proyek strategisnya di Pulau Sulawesi, mengoperasikan metode heap leach dan akan mengembangkan fasilitas carbon-in-leach (CIL), dengan target produksi emas perdana di kuartal I-2026. Editor: Erta Darwati
