MIND ID Dorong Pembahasan Industri Pertambangan Berbasis Data

Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID mendorong pembahasan mengenai industri pertambangan nasional yang lebih banyak menggunakan data, fakta, dan analisis. Pendekatan tersebut dinilai penting untuk melihat kontribusi sektor pertambangan terhadap perekonomian secara lebih utuh.

Corporate Secretary MIND ID Pria Utama mengatakan pembahasan mengenai industri pertambangan tidak cukup hanya mengandalkan cerita, tetapi perlu didukung informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Jadi kami mohon nanti, apa yang disampaikan, apa yang ditulis di dalam MediaMIND ini, tidak hanya berdasarkan cerita, harus berdasarkan data, fakta, dan analisa yang betul,” jelas Pria dalam sosialisasi MediaMIND 2026 di Jakarta, Senin, 14 September 2026.

Menurut Pria, pembahasan berbasis data dapat membantu masyarakat memahami bagaimana pengelolaan sumber daya mineral memberikan dampak terhadap berbagai sektor. Hal tersebut mencakup penguatan industri nasional, hilirisasi, transisi energi, hingga kontribusi terhadap masyarakat.

Ia mengatakan ruang pembahasan mengenai industri pertambangan perlu mempertemukan berbagai gagasan dan informasi agar pemahaman publik terhadap sektor tersebut semakin luas.

“MediaMIND bukan sekadar kompetisi jurnalistik. Kami ingin menjadikannya sebagai ruang kolaborasi yang mempertemukan gagasan, data, dan karya-karya terbaik untuk memperkaya pemahaman publik mengenai bagaimana pengelolaan sumber daya mineral dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi bangsa,” ujar Pria.

Hilirisasi dan ketahanan mineral

Menurut MIND ID, perkembangan industri pertambangan Indonesia berkaitan dengan sejumlah isu ekonomi, termasuk investasi, hilirisasi, industrialisasi, dan ketahanan mineral.

Pembahasan mengenai sektor tersebut juga mencakup aspek lingkungan dan sosial, termasuk penerapan prinsip environmental, social, and governance (ESG), pengembangan green mining, serta kontribusi industri terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasi.

Selain itu, perkembangan teknologi dan inovasi menjadi bagian dari perubahan industri pertambangan. Pemanfaatan teknologi dapat dikaitkan dengan upaya meningkatkan efisiensi serta mengembangkan industri berbasis mineral di dalam negeri.

Berbagai aspek tersebut menjadi bagian dari enam tema yang diangkat MIND ID dalam MediaMIND 2026, yakni ekonomi dan investasi, ESG dan green mining, hilirisasi, industrialisasi dan ketahanan mineral Indonesia, kontribusi sosial masyarakat, serta transformasi dan inovasi.

Pria mengatakan minat terhadap pembahasan mengenai industri pertambangan juga terus meningkat. Hal tersebut terlihat dari jumlah peserta dan karya yang masuk dalam penyelenggaraan MediaMIND sebelumnya. Pada 2025, MediaMIND diikuti 343 peserta dengan total 794 karya.

“Jadi tahun lalu itu 343 peserta dan karyanya sampai dengan 794 karya,” kata Pria.

Menurut dia, peningkatan jumlah karya dapat menjadi ruang untuk memperkaya perspektif mengenai pengelolaan sumber daya mineral. Namun, kualitas informasi tetap perlu menjadi perhatian agar pembahasan mengenai industri pertambangan tidak berhenti pada narasi, tetapi didukung data dan analisis.

MediaMIND 2026 menjadi salah satu wadah yang disediakan MIND ID untuk mendorong pembahasan tersebut. Program tahun ini terbuka bagi jurnalis, akademisi, pengamat, dan masyarakat umum.

Karya yang diikutsertakan mencakup berbagai format dan harus telah dipublikasikan pada periode 15 September 2025 hingga 17 September 2026. Batas pengumpulan untuk kategori jurnalis adalah 17 September 2026, sedangkan kategori masyarakat umum, akademisi, dan pengamat dibuka hingga 25 Oktober 2026. (Selsha Septifanie Gunawan)

Sumber:

– 14/09/2026

Temukan Informasi Terkini

MediaMIND: Vale (INCO) Kucurkan Rp127 Triliun untuk 3 Proyek Hilirisasi Nikel

baca selengkapnya

Harga Batubara Menguat, Kinerja Emiten Tambang Diproyeksi Tetap Positif

baca selengkapnya

Sosialisasi MediaMIND 2026: Hilirisasi Nikel Dituntut Naik Kelas

baca selengkapnya

Bersama, Kita Majukan Industri Pertambangan!

Jadilah anggota IMA dan nikmati berbagai manfaat, mulai dari seminar, diskusi strategis, hingga kolaborasi industri.

Scroll to Top