Nikel Bakal Bangkit, Bank Dunia Ramal Harga Naik 3% pada 2025

HARGA nikel, yang menjadi salah satu komoditas mineral logam andalan Indonesia, diproyeksikan menguat secara anual; masing-masing 3% pada 2025 dan 6% pada 2026.

Bank Dunia atau World Bank (WB) dalam laporan Commodity Market Outlook teranyarnya mengatakan proyeksi penguatan harga nikel terjadi seiring dengan permintaan global yang diramal terus meningkat dalam beberapa tahun mendatang, didukung ekspansi produksi baja nirkarat atau stainless steel dan baterai untuk kendaraan listrik atau electric vehicle (EV).

“Setelah penurunan yang diperkirakan sebesar 21% pada 2024 secara tahunan atau year on year [yoy], harga nikel diperkirakan pulih sebesar 3% pada 2025 dan 6% pada 2026,” tulis tim peneliti Bank Dunia dalam laporannya, dikutip Selasa (12/11/2024). 

Bank Dunia mencatat rerata harga nikel berada di level US$16.627/ton pada Januari-Maret 2024. Harganya sempat menguat ke level US$18.416/ton pada April-Juni 2024 dan melemah kembali ke level US$16.235/ton pada Juli-September 2024.

Institusi tersebut juga melaporkan harga nikel turun 12% secara quarter to quarter (qtq) pada kuartal III-2024, tetapi sebagian pulih dalam beberapa pekan terakhir menyusul langkah-langkah stimulus ekonomi di China. 

Penurunan harga nikel pada kuartal III-2024 sebagian besar mencerminkan peningkatan produksi di tengah tanda-tanda melemahnya permintaan dari pasar baja nirkarat dan baterai.

Produksi nikel global terus meningkat pesat, meskipun ada penghentian operasi di beberapa tambang di luar Indonesia menyusul penurunan harga yang berkelanjutan. Secara kumulatif, harga nikel telah turun sekitar 30% sejak 2022.

Peningkatan pasokan terutama terjadi di Indonesia —yang menyumbang lebih dari setengah produksi nikel global— di mana investasi besar dari China telah memperluas operasi peleburan atau smelter. Sebagian besar investasi ini ditujukan untuk memproduksi material bermutu tinggi untuk pasar baterai. (wdh)

Sumber: bloombergtechnoz.com, 12 November 2024

Temukan Informasi Terkini

Berita Harian, Jumat, 29 Agustus 2025

baca selengkapnya

Saham Emiten Nikel Mengilap Tersengat Rumor IPO & Manuver Danantara

baca selengkapnya

Thiess Raih Perpanjangan Kontrak dari Wahana Baratama Mining

baca selengkapnya

Bersama, Kita Majukan Industri Pertambangan!

Jadilah anggota IMA dan nikmati berbagai manfaat, mulai dari seminar, diskusi strategis, hingga kolaborasi industri.

Scroll to Top