Prediksi Harga Batu Bara Minggu Ini Usai Jatuh 4% Pekan Lalu

Harga batu bara melemah pada perdagangan pekan lalu. Bagaimana perkiraan harga si batu hitam untuk minggu ini?

Pada Kamis (2/4/2026), harga batu bara di pasar ICE Newcastle untuk kontrak pengiriman bulan mendatang ditutup di US$ 137,9/ton. Naik 0,51% dibandingkan hari sebelumnya.

Kenaikan ini datang usai harga turun dua hari beruntun. Selama dua hari tersebut, harga batu bara anjlok hampir 5%.

Koreksi yang dalam tersebut membuat harga batu bara turun secara mingguan. Sepanjang pekan lalu, harga terpangkas 4,14%. Perdagangan minggu lalu hanya berlangsung empat hari karena libur perayaan Jumat Agung.

Lantas bagaimana proyeksi harga batu bara untuk minggu ini? Apakah bisa bangkit atau malah kembali terjepit?

Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), batu bara nyaman di zona bullish. Terlihat dari Relative Strength Index (RSI) 14 hari yang sebesar 84.

RSI di atas 50 menandakan suatu aset sedang dalam posisi bullish. Namun kalau di atas 70, maka sebenarnya sudah tergolong jenuh beli (overbought).

Sinyal overbought terkonfirmasi dengan indikator Stochastic RSI 14 hari yang sudah mencapai 100. Paling tinggi, rasanya memang sudah jenuh beli.

Untuk perdagangan minggu ini, harga batu bara berisiko turun. Target support terdekat adalah US$ 135/ton yang merupakan Moving Average (MA) 5. Jika tertembus, maka ada kemungkinan harga bisa longsor menuju US$ 134-130/ton.

Namun apabila harga batu bara ternyata justru naik, maka US$ 138/ton sepertinya akan menjadi resisten terdekat. Penembusan di titik ini berpotensi mengerek harga ke kisaran US$ 140-141/ton. (aji)

Sumber:

– 06/04/2026

Temukan Informasi Terkini

Optimisme Emiten Tambang Grup Merdeka Sambut “Titik Balik” Pemulihan 2026

baca selengkapnya

Trimegah Bangun Persada (NCKL) Serap Seluruh Dana IPO Senilai Rp 9,99 Triliun

baca selengkapnya

Antam Cetak Laba Bersih Rp 7,92 Triliun

baca selengkapnya

Bersama, Kita Majukan Industri Pertambangan!

Jadilah anggota IMA dan nikmati berbagai manfaat, mulai dari seminar, diskusi strategis, hingga kolaborasi industri.

Scroll to Top