PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN), perusahaan tambang tembaga terbesar di Indonesia, terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Melalui program reklamasi lahan pasca tambang, anak usaha PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) ini berhasil mengembalikan ekosistem hutan di area tambang Batu Hijau, Kabupaten Sumbawa Besar (KSB).
Hingga akhir tahun 2023, AMMAN telah berhasil mereklamasi lahan seluas 718,22 hektar dari total 3.478 hektar yang telah dibuka. Lahan reklamasi tersebut telah ditanami sebanyak 1,53 juta pohon dari 99 varian bibit, didominasi oleh tanaman lokal khas Batu Hijau.
Keberhasilan program reklamasi AMMAN tidak hanya diukur dari luas lahan yang berhasil direklamasi, tetapi juga dari tingkat keberhasilan pertumbuhan vegetasi. AMMAN menggunakan metode Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) untuk mengukur kepadatan vegetasi di area reklamasi.
“Hasil pengukuran NDVI menunjukkan nilai di plus 1, yang menandakan tingkat kepadatan vegetasi di area reklamasi kami mendekati kondisi hutan alami,” ungkap Dinar Puja Ginanjar, Senior Manager Corporate Communication PT Amman Mineral Nusa Tenggara. Rabu (31/7/2024).
Selain menggunakan metode NDVI, AMMAN juga melakukan pemantauan keanekaragaman hayati melalui metode camera trap. Kamera-kamera ini ditempatkan di beberapa titik di area reklamasi untuk menangkap gambar satwa liar yang kembali ke habitat aslinya.
“Hasil pemantauan camera trap menunjukkan bahwa berbagai jenis satwa liar telah kembali ke area reklamasi kami. Ini membuktikan bahwa ekosistem di area tambang kami telah berhasil pulih,” tambah Dinar.
Salah satu keunggulan program reklamasi AMMAN adalah melibatkan masyarakat lokal dalam prosesnya. Masyarakat diberikan kesempatan untuk berpartisipasi dalam penyediaan bibit tanaman yang akan ditanam di area reklamasi.
“Kami bekerja sama dengan masyarakat Desa Tonggok melalui program Nasri Komunitas untuk menyediakan bibit tanaman. Keterlibatan masyarakat ini tidak hanya meningkatkan keberhasilan program reklamasi, tetapi juga memberikan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat setempat,” jelas Dinar.
Keberhasilan program reklamasi AMMAN mendapat pengakuan dari pemerintah melalui penghargaan Subroto World yang diberikan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada tahun 2023. Penghargaan ini membuktikan bahwa program reklamasi AMMAN telah memberikan dampak yang signifikan, baik bagi lingkungan maupun masyarakat.
“Penghargaan Subroto ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja dan memperluas program reklamasi. Kami ingin membuktikan bahwa kegiatan pertambangan dapat berjalan beriringan dengan pelestarian lingkungan,” tutup Dinar.
Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)
Sumber : Investor.id, 31 Juli 2024
