PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam akan menggelar rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) pada 8 Mei 2024. Rapat digelar di Hotel Borobudur Jakarta mulai pukul 09.00 WIB sampai dengan selesai.
“Bersama ini disampakan pemanggilan rapat umum pemegang saham tahunan PT Aneka Tambang Tbk,” jelas Corporate Secretary Division Head ANTM, Syarif Faisal Alkadrie dalam pemanggilan RUPST ANTM dikutip Rabu (17/4/2024).
Salah satu mata acara rapat adalah persetujuan penggunaan laba bersih perseroan untuk tahun buku 2023. Selain itu ada perubahan susunan pengurus perseroan.
Aneka Tambang (ANTM) atau Antam mencatatkan laba bersih Rp 3,07 triliun pada 2023. Angkanya lebih kecil 19,4% dari raihan tahun 2022 di Rp 3,82 triliun. Per 31 Desember 2023, laba per saham ANTM Rp 128,07. Lebih kecil dari periode yang sama tahun 2022 Rp 159.
Turunnya laba dipicu dengan penurunan penjualan dari Rp 45,93 triliun pada 2022 menjadi Rp 41,04 triliun di 2023. Meskipun, Antam berhasil menekan beban pokok penjualan ke Rp 34,73 triliun di 2023, dari Rp 37,71 triliun di 2022. Tak bisa dihindari, laba kotor turun dari posisi Rp 8,21 triliun di 2022, menjadi Rp 6,31 triliun pada tahun lalu.
Pada RUPST tahun buku 2022 yang digelar tahun lalu, pemegang saham Antam menyetujui untuk menetapkan penggunaan laba bersih tahun buku 2022 yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk perusahaan sebesar Rp 3,82 triliun, yaitu dividen tunai sebesar 50% atau sebesar Rp 1,91 triliun serta sisanya sebesar 50% atau Rp 1,91 triliun dicatatkan sebagai saldo laba Perusahaan. Dividen per saham tercatat sebesar Rp 79,50160 atau ekuivalen dengan Rp 397,508 per CDI bagi pemegang CDI perusahaan di ASX.
Sebelumnya, untuk tahun buku 2021, Antam juga memutuskan dividen payout ratio 50%.
Sementara itu, berdasarkan laporan tahunan ANTM 2023 dijelaskan bahwa dengan tetap memperhatikan posisi keuangan atau tingkat kesehatan per-usahaan dan tanpa mengurangi hak dari rapat umum pemegang saham perusahaan, kebijakan dividen adalah minimal 30% dari laba bersih setelah pajak kecuali ditentu-kan lain oleh rapat umum pemegang saham.
Saham
Adapun saham Antam (ANTM) pada perdagangan 16 April kemarin melambung 8,38% ke Rp 1.810. Sebanyak 201,07 juta saham ditransaksikan, frekuensi 34.803 kali, dan nilai transaksi Rp 354,29 miliar. Dalam satu bulan terakhir saham Antam naik 12,07%.
Stockbit Sekuritas dalam ulasannya mem-beberkan bahwa sejumlah komoditas mengalami penguatan harga saat libur Hari Raya Idulfitri 2024. Kenaikan harga beberapa komoditas disebabkan oleh data inflasi AS dan tensi geopolitik.
Salah satunya adalah emas yang berdasar–kan data 16 April kemarin ada di US$ 2.382/ounce, +15,5% ytd.
Peningkatan harga emas ini juga bisa berpengaruh ke emiten-emiten seperti PT Aneka Tambang Tbk (ANTM).
Pada periode FY23, produk emas menjadi kontributor terbesar penjualan ANTM dengan proporsi 64% terhadap total penjualan ANTM dengan nilai penjualan sebesar Rp 26,12 triliun. Pada FY23, Antam mencatatkan total volume produksi logam emas dari tambang perusahaan sebesar 1,21 ton, sementara itu penjualan logam emas pada FY23 mencapai 26,13 ton.
Sumber : Investor.id, 17 April 2024
