Rencana emiten Grup Bakrie dan Salim, PT Bumi Resources Tbk (BUMI), untuk mengakuisisi 100 persen saham Loyal Metals Limited memasuki babak baru.
Pemegang saham Loyal Metals Limited telah menyetujui rencana akuisisi tersebut melalui skema pengaturan yang mendapat persetujuan pengadilan atau scheme of arrangement.
Berdasarkan keterbukaan informasi Loyal Metals Limited, para pemegang saham telah memberikan suara dan memenuhi persyaratan mayoritas yang diperlukan untuk menyetujui skema tersebut.
Melalui skema itu, BUMI atau anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya oleh BUMI akan mengakuisisi 100 persen saham Loyal Metals yang telah diterbitkan. Sebagai imbalannya, pemegang saham Loyal Metals akan menerima pembayaran tunai sebesar 0,45 dollar Australia (0,45 dollar AS) per saham.
“Dengan ketentuan bahwa berbagai persyaratan yang sebelumnya diumumkan oleh perusahaan kepada ASX pada tanggal 27 April 2026 harus dipenuhi,” tulis Loyal Metals dalam pengumumannya Kamis (20/8/2026).
Dalam pemungutan suara, sebanyak 99,86 persen suara yang diberikan pemegang saham mendukung skema akuisisi.
Sementara, jika dihitung berdasarkan jumlah pemegang saham yang hadir dan memberikan suara, baik secara langsung maupun melalui kuasa, penerima kuasa, atau perwakilan perusahaan, sebanyak 95,96 persen menyatakan dukungan terhadap skema tersebut.
Sebelumnya, BUMI telah memberikan klarifikasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait rencana akuisisi Loyal Metals Limited.
Klarifikasi itu disampaikan menyusul permintaan penjelasan BEI mengenai pemberitaan terkait rencana akuisisi perusahaan pertambangan yang tercatat di Australian Securities Exchange (ASX) tersebut.
Direktur BUMI, RA Sri Dharmayanti, mengatakan perseroan telah menandatangani scheme implementation deed (SID) dengan Loyal Metals Limited. Perjanjian tersebut menjadi kerangka dasar bagi kedua perusahaan untuk memulai proses akuisisi.
Namun, saat memberikan klarifikasi kepada BEI pada awal Agustus 2026, proses akuisisi masih berada pada tahap pemenuhan berbagai persyaratan.
“Sampai dengan saat ini, proses akuisisi masih berada pada tahap pemenuhan persyaratan sehingga belum terjadi pengalihan dana maupun saham,” kata Sri dalam keterbukaan informasi.
Ia menjelaskan, penyelesaian transaksi masih bergantung pada terpenuhinya sejumlah persyaratan pendahuluan (conditions precedent). Salah satunya adalah persetujuan dari pemegang saham Loyal Metals serta pemenuhan proses dan ketentuan hukum yang berlaku di Australia.
“Persyaratan umum lainnya adalah jika, selama persyaratan-persyaratan tersebut belum seluruhnya terpenuhi, maka transaksi akuisisi belum dapat dinyatakan selesai dan belum menimbulkan akibat hukum apapun atas perpindahan kepemilikan Loyal Metals Limited kepada perseroan,” lanjut dia.
Loyal Metals Limited (ASX: LLM) merupakan perusahaan eksplorasi sumber daya asal Australia yang berfokus pada mineral kritis, tembaga, dan emas.
Perusahaan tersebut memiliki sejumlah proyek dan aset, termasuk Highway Reward Copper-Gold Mine di Queensland serta aset litium.
Dengan telah diperolehnya persetujuan pemegang saham Loyal Metals, proses akuisisi BUMI kini memasuki tahapan lanjutan sebelum transaksi dapat diselesaikan sesuai dengan ketentuan dan persyaratan yang berlaku.
Disclaimer: Artikel ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual aset digital. Keputusan investasi menjadi tanggung jawab investor. Pastikan melakukan riset mandiri sebelum menentukan pilihan.
