Cadangan Emas Pongkor Menipis, DPR Dorong Antam Perkuat Eksplorasi

DPR RI mendorong PT Aneka Tambang (Antam) Tbk meningkatkan kegiatan eksplorasi untuk mencari sumber cadangan emas baru. Hal ini menyusul cadangan emas di tambang Pongkor yang semakin menipis.

Menurut Anggota Komisi XII DPR RI Arif Riyanto, eksplorasi diperlukan untuk menjaga keberlanjutan produksi emas dalam negeri sekaligus memperkuat kontribusi komoditas tersebut terhadap penerimaan dan devisa negara.

“Kita berharap Antam bisa meningkatkan peluang eksplorasi, jangan sampai ke depan hanya trading saja,” ujar Arif dalam keterangannya, Kamis (17/9/2026).

Ia menilai penguatan produksi emas dalam negeri perlu menjadi perhatian, terutama dengan masih besarnya potensi nilai tambah dari komoditas tersebut.

Selain mencari sumber cadangan baru melalui eksplorasi, Arif juga melihat peluang untuk mengoptimalkan produksi emas rakyat agar dapat masuk ke dalam rantai industri formal.

Menurut dia, produksi emas rakyat dapat menjadi salah satu sumber pasokan untuk mendukung kegiatan pemurnian emas di dalam negeri melalui skema offtake.

Upaya tersebut dinilai dapat memperkuat pasokan bahan baku sekaligus meningkatkan kontribusi produksi emas dalam negeri terhadap penerimaan dan devisa negara.

Dorongan peningkatan pasokan emas dari sisi hulu juga berkaitan dengan belum optimalnya pemanfaatan fasilitas pemurnian logam mulia atau precious metals refinery (PMR) di smelter Manyar, Gresik, Jawa Timur.

PMR Manyar dirancang memiliki kapasitas pemurnian hingga 50 ton emas dan 200 ton perak per tahun. Namun, pemanfaatannya belum maksimal karena masih menghadapi tantangan pasokan bahan baku dari sisi hulu.

Total produksi emas murni diproyeksikan mencapai 21 ton hingga akhir tahun ini. Angka itu lebih rendah dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang mencapai 28 ton.

Dengan kapasitas desain PMR Manyar sebesar 50 ton emas per tahun, proyeksi produksi tersebut baru sekitar 42 persen dari kapasitas fasilitas.

Anggota Komisi XII DPR RI Ramson Siagian turut menyoroti progres hilirisasi subholding MIND ID. Salah satunya smelter Manyar yang terhubung dengan ekosistem hilirisasi emas milik Antam.

Menurutnya, harga emas yang berada pada level tinggi memberikan momentum ekonomi yang besar bagi Indonesia.

Namun, di saat yang sama, PT Freeport Indonesia (PTFI) masih menghadapi dinamika di sisi hulu maupun hilir, baik dalam pemulihan produksi Grasberg Block Cave (GBC) maupun optimalisasi PMR.

Dirinya pun mempertanyakan komitmen dan strategi PTFI untuk memastikan tantangan tersebut tidak menjadi bottleneck dalam menangkap momentum penguatan harga emas, terutama PTFI memiliki fungsi penting dari ketahanan mineral di Indonesia.

“Seberapa cepat PTFI dapat mewujudkan kembali rantai produksi dari Grasberg hingga PMR ke tingkat optimal, sehingga peluang nilai tambah dan manfaat ekonominya dapat semakin besar dirasakan Indonesia?,” kata dia.

Sebelumnya, Presiden Direktur Freeport Indonesia Tony Wenas mengatakan, fasilitas pengolahan di Gresik, yakni smelter Manyar dan PT Smelting, telah beroperasi.

Namun, pasokan konsentrat yang masuk ke fasilitas tersebut saat ini baru sekitar 65 persen.

Kondisi tersebut berkaitan dengan longsor yang terjadi di area Grasberg Block Cave pada September 2025.

“Feeding konsentrat-nya 65 persen karena masih belum bisa sampai 100 persen karena masalah longsor tahun lalu,” kata Tony dalam rapat dengar pendapat MIND ID bersama Komisi XII DPR RI, Jakarta, Selasa (15/9/2026).

Pasokan konsentrat menjadi penting untuk mengoptimalkan pengoperasian fasilitas pengolahan Freeport di Gresik.

Freeport pun menargetkan tingkat operasi fasilitas pengolahan di Gresik dapat mencapai 100 persen pada 2028 setelah pasokan konsentrat mencukupi.

Sumber:

– 17/09/2026

Temukan Informasi Terkini

Berita Harian, Jumat, September 18, 2026

baca selengkapnya

Permintaan Batu Bara Global Naik, Produksi Indonesia Diproyeksi Turun

baca selengkapnya

Pendapatan Petrose (PTRO) Rp9,63 Triliun Semester I/2026, Laba Melonjak 902%

baca selengkapnya

Bersama, Kita Majukan Industri Pertambangan!

Jadilah anggota IMA dan nikmati berbagai manfaat, mulai dari seminar, diskusi strategis, hingga kolaborasi industri.

Scroll to Top