Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing di Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam sepekan terakhir atau selama periode 11-13 Mei 2026, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO).

Nilai transaksi beli bersih (net buy) asing pada saham ADRO selama sepekan mencapai Rp 112,4 miliar. Pembelian terjadi di pasar reguler Bursa Efek Indonesia (BEI), berdasarkan data Stockbit Sekuritas yang diakses pada Jumat (15/5/2026).

Net buy asing pada saham ADRO merupakan yang terbesar dibandingkan saham lainnya. Pada perdagangan Rabu (13/5/2026), saham ADRO ditutup melemah 3% ke level Rp 2.520. Dengan begitu, dalam sepekan terakhir, ADRO terkoreksi 0,4%.

Secara umum, dalam sepekan terakhir atau periode 11-13 Mei 2026, investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp 3,2 triliun di seluruh pasar BEI. Ini berbeda dengan pekan sebelumnya yang mencetak net buy senilai Rp 12,2 triliun.

Khusus pada perdagangan Rabu (13/5/2026), investor asing mencatatkan net sell Rp 1,53 triliun di seluruh pasar. Dengan demikian, total net sell asing sepanjang tahun berjalan ini kembali bertambah menjadi Rp 40,8 triliun – berdasarkan data BEI.

Target Harga Saham

Sementara itu, UOB Kay Hian dalam risetnya memprediksi laba bersih Alamtri Resources Indonesia (ADRO) tahun ini melonjak 60% menjadi US$ 719 juta.

Hal tersebut bakal didorong oleh masih tingginya harga batu bara metalurgi dan lonjakan volume penjualan sebanyak 500 ribu ton menjadi 6,8 juta ton, serta beroperasinya smelter aluminium dan kontribusi lebih besar BPI.

Di sisi lain, untuk tahun buku 2025, UOB Kay Hian mencatat bahwa ADRO membagikan dividen 100% dari laba bersih, seiring tertundanya proyek hijau. Jika ini berlanjut, ADRO ditaksir memberikan dividen 80% dari laba bersih dengan yield dividen 12,6%.

Karena itu, UOB Kay Hian merekomendasikan buy saham ADRO. Target harga saham ADRO dipatok sebesar Rp 3.400. Ini mengindikasikan potensi kenaikan harga saham hingga 34,9%.

Adapun market cap ADRO saat riset ini dibuat mencapai US$ 4,2 miliar. Rata-rata nilai transaksi harian saham ADRO dalam tiga bulan terakhir US$ 12,7 juta. Editor: Jauhari Mahardhika

Sumber:

– 15/05/2026

Temukan Informasi Terkini

Berita Harian, Jumat, 15 Mei 2026

baca selengkapnya

Bahlil Respons Keluhan Kadin China soal Royalti dan RKAB Tambang

baca selengkapnya

Penjualan Batu Bara ITMG Naik Kuartal I/2026, Siap Guyur Dividen

baca selengkapnya

Bersama, Kita Majukan Industri Pertambangan!

Jadilah anggota IMA dan nikmati berbagai manfaat, mulai dari seminar, diskusi strategis, hingga kolaborasi industri.

Scroll to Top