Fasilitas CIL Dibangun, Produksi Emas di Gorontalo Digenjot

PT Merdeka Copper Gold Tbk melalui anak usahanya PT Merdeka Gold Resources Tbk melaporkan perkembangan pengembangan Tambang Emas Pani di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo.

Ekspansi Tambang Emas Pani disebut terus berjalan sesuai rencana, didukung oleh peningkatan produksi dari operasi heap leach serta kemajuan pengembangan fasilitas pengolahan Carbon-in-Leach (CIL) berkapasitas 12 juta ton per tahun.

Perusahaan terus membangun momentum operasional sejak pencapaian produksi emas perdana pada 14 Februari 2026 lalu. Produksi emas juga tercatat meningkat menjadi 15.594 ounces pada kuartal II 2026 dari 1.818 ounces pada kuartal I 2026, seiring berlanjutnya ramp-up operasi heap leach.

Pembangunan fasilitas CIL terus berjalan sesuai rencana. Persiapan lahan semakin maju, dengan pengecoran beton pertama ditargetkan pada awal kuartal IV 2026. Infrastruktur pendukung juga dibangun secara paralel, termasuk fasilitas tailings (limbah sisa pengolahan) dan tambahan pasokan listrik bersama PLN untuk mendukung peningkatan kapasitas operasi Tambang Emas Pani.

ami memasuki fase pertumbuhan penting, didukung oleh peningkatan produksi heap leach dan pembangunan fasilitas CIL 12 Mtpa. Pengembangan kedua fasilitas ini akan menjadi pendorong utama peningkatan kapasitas produksi Tambang Emas Pani,” ujar Presiden Direktur Merdeka Gold Resources Boyke P Abidin, dalam keterangannya, Rabu (26/8/2026).

Dengan pembangunan fasilitas utama dan infrastruktur pendukung yang berjalan sesuai rencana, perusahaan akan fokus mengembangkan Tambang Emas Pani menjadi tambang emas berskala besar dan berumur panjang.

Pengembangan fasilitas pengolahan CIL berkapasitas 12 juta ton per tahun menjadi salah satu pendorong pertumbuhan utama perusahaan. Fasilitas yang melengkapi operasi heap leach ini diperkirakan meningkatkan perolehan emas dari sekitar 80% menjadi lebih dari 90%, serta dirancang untuk dapat dikembangkan hingga 24 juta ton per tahun.

Penambahan fasilitas heap leach dilakukan secara bertahap untuk meningkatkan kapasitas pengolahan bijih. Cell 1 dan 2 telah selesai dibangun, dan kapasitasnya akan terus ditingkatkan melalui peninggian tanggul hingga akhir 2026.

Pekerjaan lanjutan akan berlanjut pada 2027, bersamaan dengan pembangunan cell ketiga yang telah dimulai. Setelah seluruh pekerjaan selesai, fasilitas heap leach Tambang Emas Pani ditargetkan memiliki kapasitas sekitar 62 juta ton bijih. (acd/acd)

Sumber:

– 26/08/2026

Temukan Informasi Terkini

Berita Harian, Kamis, 27 Agustus 2026

baca selengkapnya

Tata Kelola Timah Diperkuat, Prospek TINS Dikerek Naik

baca selengkapnya

Merdeka Gold (EMAS) Gandeng VGE China untuk Bangun Fasilitas CIL Rp2,5 Triliun

baca selengkapnya

Bersama, Kita Majukan Industri Pertambangan!

Jadilah anggota IMA dan nikmati berbagai manfaat, mulai dari seminar, diskusi strategis, hingga kolaborasi industri.

Scroll to Top