Emiten pengujian, inspeksi, dan sertifikasi (TIC), PT Carsurin Tbk. (CRSN) menetapkan susunan dewan komisaris dan direksi terbaru dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada Senin (17/11/2025).
Sheila Maria Tiwan, Komisaris Utama Carsurin, menyampaikan perseroan menegaskan perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi yang disetujui dalam RUPSLB merupakan bagian dari inisiatif strategis untuk memperkuat struktur kepemimpinan, mempercepat transformasi organisasi, dan memastikan keberlanjutan bisnis jangka panjang.
“Perubahan ini merupakan bagian dari strategi regenerasi kepemimpinan yang telah dirancang secara matang oleh perseroan untuk menghadapi tantangan bisnis di masa depan, termasuk percepatan digitalisasi, ekspansi layanan, dan peningkatan tata kelola perusahaan secara berkelanjutan,” jelasnya dalam siaran pers, Senin (17/11/2025).
Para anggota komisaris—direksi yang baru diangkat merupakan profesional berpengalaman dengan visi progresif dan kemampuan eksekusi yang kuat. Kehadiran mereka diharapkan membawa momentum baru, meningkatkan kelincahan dalam pengambilan keputusan, dan memperkuat daya saing perseroan di sektor testing, inspection, and certification (TIC).
Susunan Dewan Komisaris dan Jajaran Direksi hasil RUPSLB Carsurin (CRSN) adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama: Sheila Maria Tiwan
Komisaris Independen: Ruth Panjaitan
Komisaris: Timotius Nugraha Tjahjana
Dewan Direksi
Direktur Utama: Erwin Manurung
Direktur: Theresia Ivonne
Direktur: Debasish Mohapatra
Selain perubahan kepemimpinan, RUPSLB juga menyetujui penambahan kegiatan usaha sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk memperluas portofolio bisnis, memperkuat posisi pasar, dan meningkatkan nilai bagi para pemegang saham. Penambahan kegiatan usaha ini sepenuhnya sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan persyaratan pasar modal.
Erwin Manurung, Direktur Utama Carsurin, menuturkan dengan susunan kepemimpinan baru ini, perseroan akan menjadi lebih agile, kolaboratif, dan berfokus pada pertumbuhan berkelanjutan.
“Transformasi ini mencerminkan visi kami untuk menempatkan Carsurin sebagai perusahaan nasional berkelas dunia yang berlandaskan integritas, kualitas, dan inovasi,” tuturnya.
Perseroan menegaskan bahwa seluruh proses transisi kepemimpinan telah dilakukan secara transparan dan sepenuhnya sesuai dengan peraturan OJK dan Bursa Efek Indonesia (BEI), dengan penyampaian resmi melalui keterbukaan informasi.
Sebagai informasi, Carsurin telah bergerak di industri TIC sejak didirikan pada 1968. CRSN beroperasi di delapan segmen industri utama, termasuk mineral & logam, energi, sertifikasi produk & sistem, transformasi digital, lingkungan & keberlanjutan, pangan & pertanian, infrastruktur, serta kelautan, lepas pantai & asuransi. Editor : Hafiyyan
