Emiten batu bara PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG) menargetkan produksi batu bara sebesar 22 juta ton sampai 22,9 juta ton pada 2026.
Direktur Utama ITMG Mulianto menegaskan perseroan akan selalu merujuk ke pengumuman resmi dari pemerintah mengenai Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) yang disetujui pemerintah dalam menetapkan target produksi.
“ITMG terus menjalankan kegiatan operasionalnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan berupaya mencapai target tahunan yang ditetapkan,” ucap Mulianto dalam konferensi pers Public Expose Live ITMG, Rabu (9/9/2026).
Mulianto melanjutkan untuk semester II/2026 ini salah satu tantangan produksi yang dihadapi perseroan adalah fenomena El Nino yang menyebabkan penurunan air muka sungai Mahakam. Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, ITMG pun melakukan langkah-langkah mitigasi berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya.
Salah satu mitigasi yang dilakukan adalah penyesuaian volume muatan batu bara pada tongkang ke tingkat yang lebih rendah untuk mengurangi risiko kandas dan menjaga kelancaran kegiatan pengangkutan tersebut.
Mulianto melanjutkan saat ini pihaknya juga tengah membahas RKAB 2027, sehingga target produksi untuk tahun depan belum dapat disampaikan dalam waktu dekat. Dalam prosesnya, ITMG akan meneruskan RKAB tersebut kepada pemerintah terlebih dahulu.
“Kami harap proses ini dapat berjalan dengan lancar dan baik. Jadi, sedang dibahas dan dalam waktu dekat akan kami sampaikan kepada pemerintah,” tutur Mulianto.
Adapun sampai semester I/2026, total volume produksi ITMG mencapai 9,9 juta ton, sedikit lebih rendah dari 10,4 juta ton pada semester I/2025. Sementara itu, total volume penjualan meningkat menjadi 12,3 juta ton pada semester I/2026 dari 11,7 juta ton pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca. Editor : Dwi Nicken Tari
