MDKA Terbitkan Obligasi Rp 4,11 Triliun, Kupon hingga 10 Persen

PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) kembali mencari pendanaan di pasar modal dengan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V Tahap IV Tahun 2026 senilai total Rp 4,11 triliun.

Surat utang tersebut menawarkan tingkat bunga tetap hingga 10 persen per tahun dan seluruh dananya akan digunakan untuk membayar utang.

Merujuk dokumen yang diunggah dalam Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia, obligasi tersebut diterbitkan tanpa warkat dan terbagi dalam dua seri.

Seri A memiliki jumlah pokok Rp 1,8 triliun dengan tingkat bunga tetap 8,25 persen per tahun. Obligasi ini memiliki jangka waktu 367 hari kalender sejak tanggal emisi.

Seri B memiliki jumlah pokok Rp 2,31 triliun dengan tingkat bunga tetap 10 persen per tahun. Tenornya tiga tahun sejak tanggal emisi.

“Seluruh dana yang diperoleh dari Penawaran Umum Obligasi ini, setelah dikurangi biaya-biaya Emisi, akan digunakan untuk pembayaran atas seluruh pokok utang,” tulis manajemen MDKA dalam prospektus resminya, dilansir Senin (5/10/2026).

Sebanyak 195 juta dollar AS atau setara Rp 3,48 triliun akan digunakan untuk melunasi Perjanjian Fasilitas Kredit Bergulir (Single Currency Revolving Credit Facility) kepada sindikasi bank. Fasilitas tersebut akan jatuh tempo pada 27 Oktober 2026.

Sisa dana sebesar Rp 614,9 miliar dialokasikan untuk melunasi Obligasi Berkelanjutan IV Tahap IV Seri B yang jatuh tempo pada 15 Desember 2026.

Laba MDKA Melonjak 2.489 Persen

Penerbitan surat utang yang mendapat peringkat idA+ (Single A Plus) dari Pefindo ini dilakukan saat kinerja keuangan MDKA meningkat tajam pada semester I-2026.

Berdasarkan laporan keuangan, MDKA membukukan pendapatan 1,4 miliar dollar AS pada semester I-2026. Angka tersebut meningkat 64,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 854,5 juta dollar AS.

Kenaikan pendapatan tersebut turut mendorong laba periode berjalan MDKA. Laba perseroan melonjak 2.489,3 persen menjadi 214,8 juta dollar AS atau sekitar Rp 3,8 triliun pada semester I-2026, dari 8,29 juta dollar AS pada semester I-2025.

Masa penawaran umum obligasi dijadwalkan berlangsung pada 14-15 Oktober 2026. Penjatahan dilakukan pada 16 Oktober 2026, kemudian distribusi secara elektronik pada 20 Oktober 2026.

Obligasi tersebut rencananya dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 21 Oktober 2026.

Aksi korporasi tersebut dikawal lima penjamin pelaksana emisi obligasi, yakni PT Indo Premier Sekuritas, PT Sucor Sekuritas, PT Aldiracita Sekuritas Indonesia, PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk, dan PT BCA Sekuritas.

Sumber:

– 05/10/2026

Temukan Informasi Terkini

Tambang Freeport Berangsur Pulih, Produksi Ditarget Capai 80% pada Medio 2027

baca selengkapnya

Cek Rekomendasi Saham Emiten Batubara: ITMG, AADI, PTBA, dan BUMI

baca selengkapnya

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027

baca selengkapnya

Bersama, Kita Majukan Industri Pertambangan!

Jadilah anggota IMA dan nikmati berbagai manfaat, mulai dari seminar, diskusi strategis, hingga kolaborasi industri.

Scroll to Top