PT Multi Harapan Utama (MHU) meraih Indonesia Best CSR Awards 2026 berkat program pendidikan kesetaraan yang berdampak pada peningkatan akses kerja masyarakat di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Program ini dinilai mampu menghubungkan peningkatan kualitas pendidikan dengan peluang ekonomi secara berkelanjutan.
“Bagi MHU, keberhasilan operasional harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Program ini bukan sekadar bantuan sosial, tetapi investasi jangka panjang,” kata Presiden Direktur MHU, Kemal Djamil Siregar dalam keterangan pers, Rabu (26/5/2026).
Penghargaan yang diselenggarakan oleh The Iconomics tersebut diberikan atas program pendidikan kesetaraan Paket A, B, dan C yang dijalankan sejak 2019 di wilayah lingkar tambang perusahaan. Kegiatan penganugerahan berlangsung di Gedung Aneka Bhakti, Kementerian Sosial, Jakarta.
Sejak diluncurkan, program ini telah membantu 869 warga memperoleh ijazah pendidikan kesetaraan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 212 lulusan berhasil mendapatkan pekerjaan di berbagai sektor, mulai dari perusahaan swasta hingga wirausaha mandiri.
Program ini berangkat dari temuan tingginya angka putus sekolah di wilayah Ring 1 operasional MHU. Dari sekitar 52 ribu penduduk di 10 desa, sekitar 34% belum menyelesaikan pendidikan formal, sehingga perusahaan menggandeng PKBM Puteri Karang Melenu untuk menghadirkan solusi pendidikan berbasis masyarakat.
Selain pembelajaran formal, MHU juga menyediakan fasilitas pendukung seperti renovasi pusat kegiatan belajar, pengadaan komputer, serta pelatihan keterampilan kerja, termasuk operator alat berat dan tata boga. Total anggaran program pada 2024 mencapai Rp516 juta yang bersumber dari CSR perusahaan, dukungan pemerintah, dan partisipasi warga.
Dampak program turut dirasakan langsung oleh masyarakat, salah satunya Yeni Yuniarni yang kini menempuh pendidikan tinggi di Universitas Kutai Kartanegara dan bahkan berkesempatan mengikuti program pertukaran pelajar ke Korea Selatan berkat beasiswa MHU.
Keberhasilan program ini juga tercermin dari nilai Social Return on Investment (SROI) sebesar 3,59, yang menunjukkan setiap Rp1 investasi menghasilkan manfaat sosial Rp3,59. Selain itu, tingkat kepuasan masyarakat mencapai skor 3,72 dari skala 4 atau setara 93,06%, dengan kategori “sangat baik”.
Capaian tersebut memperkuat peran program CSR MHU dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada aspek pendidikan, pengentasan kemiskinan, dan pertumbuhan ekonomi.
Ke depan, MHU berkomitmen memperluas akses pendidikan melalui peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan pelatihan keterampilan, serta kolaborasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan guna meningkatkan daya saing masyarakat lokal secara berkelanjutan. (nng)
