Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) atau Antam, Rabu (10/6/2026), menyetujui perubahan susunan pengurus perseroan serta perubahan nomenklatur jabatan anggota direksi.
Pemegang saham mengangkat Arini Kasmira sebagai direktur keuangan dan manajemen risiko, serta Aryanto Wibowo sebagai komisaris.
Nomenklatur jabatan direksi juga mengalami perubahan. I Dewa Bagus Sugata Wirantaya yang sebelumnya menjabat sebagai direktur pengembangan usaha kini menjabat sebagai direktur strategi hilirisasi dan operasi hilir.
Lalu, Hartono kini menjabat sebagai direktur pengelolaan sumber daya mineral dari sebelumnya direktur operasi dan produksi.
Kemudian, Ratih Dewihandajani Lindawardhani Amri menjabat sebagai direktur sumber daya manusia dan transformasi korporasi, sementara Handi Sutanto menjabat sebagai direktur strategi korporasi, pengembangan usaha dan komersial.
Selain itu, RUPST Antam juga menyetujui pembagian dividen tunai Rp5,04 triliun dari laba bersih tahun buku 2025. Jumlah dividen yang dibagikan tersebut mewakili 70% dari laba bersih 2025 sebesar Rp7,92 triliun. Laba bersih ini melonjak 106% secara year on year (yoy).
Sementara itu, sisa laba bersih sebesar Rp2,16 triliun atau 30% ditetapkan sebagai saldo laba ditahan untuk mendukung pengembangan usaha, penguatan fundamental bisnis, serta pelaksanaan berbagai proyek strategis perseroan.
Direktur Utama Antam Untung Budiharto mengatakan bahwa keputusan pembagian dividen ini didukung oleh kinerja operasional dan keuntungan perseroan sepanjang 2025. Di sisi top line, Antam membukukan pendapatan sebesar Rp84,64 triliun, naik 22% yoy. Kinerja keuangan ini menjadi capaian terbaik dalam sejarah Antam berdiri.
“Kinerja positif perseroan didukung oleh optimalisasi portofolio komoditas, peningkatan kinerja operasional, pengelolaan biaya yang efektif, serta penguatan eksekusi strategi bisnis yang terarah untuk menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan,” ujarnya dalam konferensi pers secara daring, Rabu (10/6/2026).
Dalam RUPST ini pemegang saham juga menyetujui rencana perseroan untuk menerima penugasan khusus dari pemerintah dalam rangka percepatan program hilirisasi nikel dan pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik nasional.
Untung menjelaskan, penugasan tersebut mencakup pengembangan ekosistem baterai terintegrasi berbasis nikel dari hulu hingga hilir, yang meliputi kegiatan pertambangan, pembangunan pabrik RKEF/RKSBF, fasilitas HPAL, refinery, prekursor, katoda, battery cell, hingga fasilitas battery recycling.
Penugasan tersebut akan dilaksanakan melalui kerja sama Antam dan PT Industri Baterai Indonesia (IBI) bersama HYD Investment Limited, konsorsium yang terdiri atas Zhejiang Huayou Cobalt Co., Ltd., EVE Energy Co., Ltd., dan PT Daaz Bara Lestari Tbk.
Berikut susunan terbaru pengurus Antam serta perubahan nomenklatur jabatan anggota direksi:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama: Irwandy Arif
Komisaris: Elen Setiadi
Komisaris Independen: Ridwan
Komisaris: Rudy Sufahriadi
Komisaris: Aryanto Wibowo
Komisaris Independen: Pius Lustrilanang
Direksi
Direktur Utama: Untung Budiharto
Direktur Strategi Hilirisasi dan Operasi Hilir: I Dewa Bagus Sugata Wirantaya
Direktur Pengelolaan Sumber Daya Mineral: Hartono
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Arini Kasmira
Direktur Sumber Daya Manusia dan Transformasi Korporasi: Ratih Dewihandajani Lindawardhani Amri
Direktur Strategi Korporasi, Pengembangan Usaha dan Komersial: Handi Sutanto. Editor : Denis Riantiza Meilanova
