TINS Catat Net Buy Asing Terbesar, Jadi Motor Penggerak Sektor Tambang Pagi Ini

Sektor pertambangan kembali mendapat angin segar seiring derasnya aliran modal asing yang masuk ke bursa.

Saham PT Timah Tbk (TINS) berhasil mencatatkan net buy asing terbesar mencapai Rp55,5 miliar,  menjadikan TINS sebagai emiten dengan akumulasi net buy asing terbesar di bursa pada menutupan perdagangan kemarin, Rabu 23 Juli 2026.

Respons positif investor asing tersebut mendorong harga saham TINS menguat 2,00 persen ke level Rp3.620 per saham.

Sepanjang perdagangan, TINS bergerak agresif dalam rentang Rp3.540 hingga sempat menyentuh level tertinggi di Rp3.680. Membaiknya performa harga ini juga diimbangi oleh likuiditas yang tebal, di mana total nilai transaksi melesat hingga Rp202 miliar lewat 15.497 kali frekuensi perdagangan.

Daya tarik TINS di mata pemodal tidak lepas dari tingkat valuasinya yang dinilai sangat rasional. Dengan laba per saham (EPS) di level Rp362, rasio harga terhadap laba bersih (Price to Earnings Ratio/PER) TINS saat ini berada di kisaran 10 kali.

Angka ini memberi ruang apresiasi yang cukup menarik bagi investor bernilai (value investor) yang berburu saham komoditas berkualitas.

Secara fundamental dan skala bisnis, emiten plat merah ini memegang posisi strategis di pasar domestik. Dengan total nilai kapitalisasi pasar menembus Rp26,96 triliun, TINS mengokohkan posisinya di peringkat 10 besar untuk sektor pertambangan terkait, sekaligus masuk dalam jajaran 100 besar perusahaan berkapitalisasi pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia.

Masuknya dana asing secara masif ini memberikan konfirmasi akan optimisme pasar terhadap prospek bisnis dan pergerakan harga komoditas timah global.

Memasuki sesi perdagangan pagi ini, derasnya aksi beli asing tersebut berpotensi menjadi motor penggerak bagi TINS untuk melanjutkan tren penguatannya, sekaligus membuka peluang uji resistance baru.

Sumber:

– 23/07/2026

Temukan Informasi Terkini

Berita Harian, Jumat, 4 September 2026

baca selengkapnya

10 Emiten Batu Bara dengan Laba Paling Jumbo Semester I/2026, AADI & BYAN Teratas

baca selengkapnya

Punya Saham Asing 10%, Eksportir Tambang Bisa Dapat Relaksasi DHE

baca selengkapnya

Bersama, Kita Majukan Industri Pertambangan!

Jadilah anggota IMA dan nikmati berbagai manfaat, mulai dari seminar, diskusi strategis, hingga kolaborasi industri.

Scroll to Top