Pemulihan Tambang Freeport Grasberg Capai 67 Persen

PT Freeport Indonesia (PTFI) mencatat progres pemulihan tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) telah mencapai 67 persen. Capaian tersebut sesuai dengan target perusahaan untuk pemulihan tambang pada semester II 2026 setelah insiden longsor pada September 2025.

Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas mengatakan proses pemulihan tambang berjalan sesuai rencana. Perusahaan juga mencatat produksi tembaga dan emas pada kuartal III 2026 sesuai dengan proyeksi.

“Pemulihan tambang berjalan sesuai dengan rencana semuanya. Kira-kira 67 persen, jadi sesuai target,” ucap Tony dikutip dari Antara, Selasa (3/11/2026).

Tony merinci produksi Freeport pada kuartal III 2026 mencapai 249 juta pound tembaga dan 219 ribu ounces emas.

“Produksi sesuai dengan rencana. Ya, ada 1 persen deviasi,” ujar Tony.

Meski demikian, Tony mengakui kapasitas produksi tambang masih jauh di bawah kondisi normal. Namun, perkembangan pemulihan yang berlangsung saat ini masih sejalan dengan perkiraan perusahaan.

“Kalau dari kapasitas normal, ya, penurunannya drastis, tetapi sesuai dengan forecast kami,” ucap dia.

Target Pemulihan Tambang Freeport hingga 2027

Sebelumnya, Tony menjelaskan kapasitas produksi tambang GBC pada semester I 2026 berada di kisaran 50 persen dari kapasitas normal setelah insiden longsor. Perusahaan kemudian memperkirakan kapasitas produksi meningkat menjadi 65 persen pada semester II 2026.

Freeport menargetkan kapasitas produksi tambang tersebut kembali meningkat hingga 75 persen pada semester I 2027. Selanjutnya, perusahaan membidik pemulihan kapasitas produksi secara penuh atau 100 persen sepanjang semester II 2027.

“Dan (kapasitas produksi) 100 persennya akan dimulai di satu hari setelah akhir tahun,” ujar Tony.

Pemulihan tambang GBC menjadi salah satu tahapan penting bagi Freeport untuk mengembalikan kapasitas produksi setelah insiden longsor yang terjadi pada 8 September 2025.

Dampak gangguan pasokan konsentrat juga dirasakan oleh fasilitas pengolahan Freeport di dalam negeri. Pada awal Agustus 2026, Tony menyampaikan smelter katoda tembaga di kawasan industri Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE), Manyar, Gresik, Jawa Timur, mulai kembali menerima pasokan konsentrat tembaga dari tambang di Papua.

Sumber:

– 03/11/2026

Temukan Informasi Terkini

Rapor Hijau Emiten Logam TINS, INCO, MDKA Cs Terkerek Harga Komoditas Kuartal III/2026

baca selengkapnya

Bos Freeport Buka Suara Soal Penurunan Produksi Emas-Tembaga Kuartal III/2026

baca selengkapnya

Huayou, Harita Cs Akan Pangkas Produksi, RKAB Nikel 2027 Diproyeksi Turun Drastis

baca selengkapnya

Bersama, Kita Majukan Industri Pertambangan!

Jadilah anggota IMA dan nikmati berbagai manfaat, mulai dari seminar, diskusi strategis, hingga kolaborasi industri.

Scroll to Top